“Amankah mengkonsumsi kulit manggis” itu pertanyaan temanku, memperhatikanku semangat bercerita tentang pengalamanku mengkonsumsi jus kulit manggis

“aman, tapi tergantung juga sich” jawabku cepat dan tidak lupa melanjutkan dengan cerita tentang pengalaman tetangga dan kolegaku mengkonsumsi air rebusan kulit manggis jus kulit manggis.

Ya, selama ini aku ngejus kulit manggis aman-aman saja sich, tapi waktu tetanggaku bertandang kerumah dan kusuguhi segelas jus kulit manggis yang baru kubuat, katanya esuk harinya perutnya mules…padahal itu gak murni kulit manggis saja, sudah kucampur dengan berbagai buah sebagaimana kebiasaanku ngejus ala rumahan. Ya, minum jus segelas sehari sudah menjadi kebiasaan dalam keluargaku. Ragam jus disesuaikan dengan musim buah yang sedang berlangsung. Variasi buah yang dicampur dengan kulit manggis dalam membuat jus bisa mengurangi rasa sepat kulit manggis.

Setelah kuterima kiriman artikel di milist kagama virtual (KV) yang menukilkan sebagian artikel trubus Oktober 2011, aman juga koq, berikut kutipan yang dah kusesuaikan dengan gayaku ber blog ria

Amankah kulit manggis dan berapa dosisnya

Amankah mengkonsumsi rebusan kulit manggis? Riset PT Industri Jamu Borobudur yang bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta membuktikan, ekstrak kulit manggis tidak toksik. Melalui uji toksisitas subkronik, terbukti ekstrak kulit manggis tidak mempengaruhi profil kimia darah, ginjal, maupun hati. Hingga dosis 750 g masih aman konsumsi. Aku lebih suka menamai wedang kulit manggis yang terkesan enak daripada istilah air rebusan kulit manggis yang terkesan obat dan nggak enak, hehehe…

Olah Sendiri Kulit manggiswedang kulit manggis gula aren

Toh, banyak pula pasien penyakit degeneratif lain seperti hipertensi, kanker, yang sembuh berkat kulit manggis racikan sendiri. Mereka merebus kulit manggis, menyaring, dan meminumnya (baca: Enyahlah, Virus Maut! Halaman 16). Beberapa herbalis seperti Valentina Indrajati di Bogor serta dr Paulus Wahyudi Halim dan Lukas Tersono Adi di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, juga meresepkan kulit manggis dalam bentuk simplisia. Mereka meresepkan kulit manggis untuk mengatasi beragam penyakit degeneratif.

Kayaknya merebus dan langsung minum ini perlu juga kucoba lain kali sebagai variasi jus kulit manggis.

Apa kandungan dalam kulit manggis

Xanthone

Apa yang menyebabkan kulit manggis ampuh mengatasi berbagai penyakit? Ahli farmasi dari Universitas Indonesia, Dr Berna Elya Apt MSi, mengatakan kulit manggis mujarab mengatasi beragam penyakit berkat senyawa xanthone. Senyawa itu antioksidan tingkat tinggi. “Kandungan antioksidan kulit manggis 66,7 kali wortel dan 8,3 kali jeruk,” kata ahli teknologi pangan dari Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Dr Ir Raffi Paramawati.kulit manggis kering dalam keranjang

Berna menuturkan xanthone memiliki gugus hidroksida (OH) yang efektif mengikat radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas merusak sel tubuh. Raffi mengatakan kulit manggis andal menetralisir radikal bebas. Lihatlah nilai oxygen radical absorbance capacity (ORAC) xanthone mencapai 17.000-20.000. Bandingkan dengan sumber antioksidan lain seperti anggur yang hanya 1.100, sedangkan apel 1.400.

Trio mangostin

Alfamangostin, gammamangostin, dan garsinon-E (trio mangostin). Alfamangostin-antioksidan kuat dan bagian kelompok xanthone-meningkatkan aktivitas enzim lipoprotein lipase dan katabolisme very low density lipoprotein (VLDL). Itu lipoprotein berdensitas sangat rendah. Berkat enzim lipoprotein lipase, VLDL yang kaya trigliserida itu terhidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol. Hasil samping penguraian berupa kolesterol, fosfolipid, dan apoprotein yang akan dipindahkan ke HDL. Akibatnya kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL turun; kadar HDL atau kolesterol baik meningkat.

Padahal, di negara lain marak penelitian kulit manggis sebagai obat. Para periset di Amerika Serikat, misalnya, meneliti dan memproduksi jus kulit manggis seperti Vemma dan Xango yang juga beredar di Indonesia.

Menurut Raffi, ekstrak dan jus kulit manggis menempati peringkat 10 besar sebagai suplemen makanan paling tren di Amerika Serikat versi Datamonitor’s ProductScan Online. Jepang juga getol meriset khasiat kulit manggis sejak 2000. Malaysia mengembangkan kulit manggis sebagai herbal antiplatelet alias obat-obat yang menghambat pembekuan darah. Di tanahair beberapa produsen seperti PT Industri Jamu Borobudur memproduksi kapsul ekstrak kulit manggis merek Mastin sejak 2007. PT Inti Kiat Alam, mengolah jus kulit manggis bermerek Xamthone Plus sejak 2008.

Nach mau olah sendiri atau konsumsi yang sudah jadi baik dalam bentuk kapsul ataupun jus, silahkan dipilih sendiri yaaa…

About these ads