Berapakah lama dan frekuensi menyusui

dik Naifa“Lagi ngapain” sapa temanku

“niih lagi nyiapin bahan” jawabku

“Mau keluar kota ya” tanyanya kemudian

“Iya, jadwal selasa kemarin yang tertunda” jawabku sambil senyum

“Oke, kalau gitu aku cepat saja” jawabnya

“Ini ada yang harus kuganti karena ada yang salah” katanya

“Lhooo belum dibuka yaa” lanjutnya saat melihat amplop yang dia kirim kemarin sore masih tertutup rapi di meja kerjaku

“Ok, kalau begitu tidak salah, langsung kuganti saja” katanya sambil membuka amplop itu dan menyelipkan satu kertas di tengah dan mencabut kertas yang lainnnyaNaifa

Tak lama kemudian temanku berlalu ke meja temanku yang lain dan aku melanjutkan mempersiapkan bahan presentasi besuk pagi. Saat siang sudah selesai dan kuemail ke kolega untuk diproses lanjut, akupun membuka blog dan menulis artikel serial menyusui ini. Kali ini tentang berapa lama dan frekuensi menyusui itu. Baca lebih lanjut

Bagaimana tanda kalau tehnik menyusuinya sudah benar

dik Naifa“Rajin nulis” sapa temanku

“Iya niih, mumpung lagi mood”

“Nggak keluar kota ya” tanyanya kemudian

“Kebetulan lagi sepi order niih” jawabku sambil senyum

“Pantesan” jawab temanku sambil senyum, maklum kalau aku bisa diajak jalan-jalan dan ngobrol kesana-kemari

“Besuk ke Benteng ya” ajaknya

“Siap” jawabku semangat

Itu sepenggal percakapanku dengan temanku yang biasa menemani jalan-jalan berburu kebutuhan perempuan untuk berdandan dengan biaya yang murah:). Ya, kebetulan atau memang sedang sepi order ya, tahun ini aku tidak banyak keluar kota sehingga relatif blogku ini sejak Januari biasa kujaga dengan manis, meski kadang ada juga pertanyaan dan komentar yang terlewat, bukan karena aku tidak menjawab siiih…seringnya jawabanku lewat gadget tidak terposting/terupldoad sehingga saat aku membuka lewat laptop pertanyaan itu tertandai kalau sudah kubaca tetapi tidak ada info kalau sudah kubalas, makanya sering jadi terlambat membalasnya…meski kadang ya memang ada yang terlewat juga siiiih. Maaf ya, kalau masih ada yang belum terbalaskan. Baca lebih lanjut

Bagaimana cara menyusui

Naifa“kakak, ibu ambilkan batal untuk adik”

“Mana” kata sang kakak

“itu yang dikamar” jawab di ibu

“ini” jawab sang kakak sambil menyodorkan batalnya kepada ibunya

Itu sepenggal percakapan ibu dan anak sulung saat hendak memberi ASI atau menyusui si dedek, adik bayi.

Baca lebih lanjut

Bagaimana pelaksanaan perawatan payudara

NaifaBukan rahasia umum, wanita akan membanggakan payudaranya, apalagi yang memiliki payudara indah. Tidak sedikit wanita yang berusaha mempertahankan keindahan payudaranya paska persalinan dan tentu saja setelah mempunyai anak-anak yang diberinya ASI. Baca lebih lanjut

Apakah tujuan perwatan payudara paska persalinan

sehat dan cantik“Malu ah” kata temanku

“Kenapa” tanyaku

“Payudaraku dah kendor” jawabnya

“Memangnya kenapa” tantangku

“Khan memang sudah digunakan untuk anak-anakmu” lanjutku

“Iya, tapi nggak PD” jawabnya

“Sudahlah, cuek saja” bujukku

Baca lebih lanjut

Pernahkan mendengar tentang ASI eksklusif

dik Naifa“Ibu nenen” rengek dik Naifa

“Ayo kesini” jawab ibunya

“Tidur” Jawab di Naifa

“Dimana” tanya ibunya

“Dikamar” jawab dik Naifa

Itu sepenggal percakapan dik Naifa dan ibunya sore beberapa hari lalu saat ibunya pulang kerja. Rengekan yang sudah mulai jarang sejak dik Naifa menginjak umur 2 tahun. Ya, meskipun dik Naifa sudah 2 tahun 2 bulan tapi belum berhenti minum ASI. Baca lebih lanjut

Bagaimana profil kecantikan Yang

mbak Tri Menurut Helen Lee yang cantik, mantan model Amerika berdarah China yang sekarang mendirikan salon dan spa di Manhattan menggambarkan orang dengan profil kecantikan Yang sebagai pribadi yang “aktif”. Manusia tipe Yang cenderung punya tubuh tinggi, umumnya langsing dan berbentuk. Hmmmmmm…..profil wanita lincah…dan…perkasa yaa…atau pria perkasa. Baca lebih lanjut