Jangan mengumpulkan harta disebuah tas yang berlubang

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

“Jangan Seperti Mengumpulkan Harta Disebuah Tas Yang Berlubang…”

Engkau memperbaiki wudhu’mu, namun dengan cara berlebihan dalam menggunakan airnya.

Engkau bersedekah kepada orang yg kau anggap layak diberikan, namun engkau merendahkan dan menyakiti perasaan dan hatinya.

Engkau shalat malam, puasa di siang hari, mematuhi Rabbmu, namun engkau memutuskan tali silaturrahim.

Engkau berpuasa dan bersabar menahan lapar dan dahaga, namun lisanmu dengan mudah melaknat dan mencela.

Engkau menggunakan pakaian serba longgar dan berlapis menutupi kepala dan badanmu, namun tdk sedikit pun engkau menjaga lisan dan sikapmu untuk lebih menghormati orang lain.

Engkau muliakan tamu, namun saat dia keluar engkau meng’ghibahinya dan menyebut keburukan-keburukannya,

Jangan kumpulkan kebaikan-kebaikanmu di sebuah kantong yang berlubang…

Engkau mengumpulkannya dengan susah payah, namun dengan mudahnya kebaikanmu berguguran karena perbuatanmu sendiri tanpa kau sadari…

Hingga akhirnya rahmat dari kebaikan-kebaikan yg kita lakukan itu hilang tak berbekas, seperti buih diterpa air laut….HABIS

Sedangkan kita sendiri tak tahu berapa banyak kah yg telah terkumpul untuk bekal kita di hari akhir nanti…

semoga ini bisa menjadi pengingat bagi kita semua atas apa yg kita telah lakukan sepanjang hari

Anggap lah orang lain lebih baik dari diri kita sendiri, agar kita selalu menghormati dan menghargainya dan agar kita selalu belajar lebih bersikap mulia kepada sesama.

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menjalankan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Satu peringatan

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

SATU PERINGATAN

Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud :

“Aku tidak pernah melihat pemandangan yang lebih mengerikan daripada kubur.” (HR Ibnu Majah dan At Tirmizi)

Wahai orang yang tersesat daripada kebenaran, mana harta yang selama ini kamu kumpulkan dan kamu persiapan untuk menghadapi saat kematian?

Setelah kematian kamu tidak mempunyai apa2. Kamu yang dahulu dihormati kini menjadi hina dina. Keluarga dan rumah2 mewah akan kamu tinggalkan.

Mengapa kamu dahulu tidak mau menempuh jalan
yang benar?

Mengapa kamu tidak berusaha untuk membawa bekal untuk negeri akhirat.?

Maka sekarang kamu benar2 dalam keadaan yang amat sulit dan berat.

Wahai orang2 yang tertipu, betapa kamu harus berangkat menuju hari yang penuh huru hara dan ketakutan yang mencengkam.

Tidak ada yang bermanfaat bagimu dihadapan Allah Yang Maha Berkuasa.

Tanganmu tidak lagi keras, langkah kakimu lumpuh, mulutmu tidak boleh berbicara dan anggota2 tubuhmu yang lain menjadi kaku.

Jika Allah mengasihanimu maka beruntunglah kamu dan jika tidak maka celakalah kamu

Wahai orang2 yang lalai, berapa kali kamu diberikan peringatan akan tetapi kamu tetap lalai. Adakah kamu fikir ini masalah yang remeh?

Ketahuilah bahawa sudah tidak ada artinya lagi jika saat kamu harus berangkat menuju akhirat.

Kamu kira harta benda dapat menyelamatkan kamu ketika kamu dicelakakan oleh perbuatan kamu sendiri?

Kamu kira penyesalan kamu itu berguna ketika kaki kamu sudah melangkah kesana?

Kamu kira keluarga kamu dapat menolong kamu ketika kamu sudah dikumpulkan dipadang mahsyar?

TIDAK. Demi Allah perkiraan kamu itu salah.

Kamu dahulu tidak pernah merasa cukup.

Kamu tidak pernah merasa kenyang memakan benda2 haram.

Kamu tidak pernah mau mendengar nasihat2 dan kamu juga tidak pernah takut dengan ancaman.

Kamu biarkan diri kamu itu hanyut dengan kesenangan nafsu dan kamu juga tidak pernah mengingati apa yang akan terjadi terhadap dirimu bila kematian datang menjemput.

Wahai orang2 yang tidur dalam kelengahan, berapa lama lagi kamu mau lengah?

Kamu fikir kamu akan dibiarkan begitu saja tanpa dihisab atau kamu mengira bahwa Malaikat Maut itu bisa disuap?

TIDAK. Demi Allah!

Harta dan anak²mu tidak dapat menolong kamu dari kematian.

Yang berguna bagi kamu hanyalah amalan2 soleh kamu.

Firman Allah yang bermaksud :

“Dan bahwasanya manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakanya. Dan sesungguhnya usahanya itu akan diperlihatkan kepadanya” (An Najm ayat 39—40)

MAKA YANG DEMIKIAN ITU BANGUNLAH DARI TIDUR YANG PANJANG INI, KUMPULKANLAH AMAL SOLEH YANG BANYAK SEBAGAI BEKAL.
JANGAN BERHARAP UNTUK BERDAMPINGAN DENGAN ORANG YANG BERBAKTI DISYURGA JIKA KAMU MASIH MELAKUKAN PERBUATAN ORANG YANG ZALIM.
TAKUTLAH KEPADA ALLAH SWT.

RENUNGKANLAH

•══◎◎♡◎◎══•

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا

Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, serta berilah rahmat kepada kedua-duanya, sebagaimana mereka mendidikku pada waktu kecil. Aamiin.

🎋سبحان الله 🌻الحمد لله🌺لا اله إلا الله
🌼الله اكبر🎋

Penyejuk Hati

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menunaikan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Kenapa harus sabar

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

Kenapa Harus Bersabar?

Sabarlah…
Apapun yang menimpamu akan menempamu…

Sabarlah..
Apapun yang menyusahkanmu akan mengasahmu…

Sabarlah…
Apapun yang menghalangimu akan menghilang darimu…

Sabarlah…
Apapun yang menyisihkanmu akan mengasihimu..

Sabarlah …
Apapun yang merepotkanmu akan merapatkan barisanmu…

Sabarlah…
Apapun yang melawanmu akan menjadi relawanmu…

Sabarlah..
Apapun yang membahayakanmu akan membahagiakanmu…

Sabarlah…
Apapun yang menjatuhkanmu akan meruntuhkan dosa-dosamu..

Sabarlah…
Apapun yang akan menghentikanmu akan menguatkan hatimu…

Sabarlah..
Apapun yang membuatmu lelah akan menguatkan Lillaah…

Sabarlah….
Apapun yang mengesalkanmu akan membekalkanmu…

Sabarlah…
Apapun yang menggundahkanmu akan mengindahkanmu..

Sabarlah…
Apapun yang menggusarkanmu akan membesarkanmu…

Sabarlah…
Asalkan engkau tetap berada di jalan Cahaya, lalu bersabar bersama ketetapan-Nya, maka pasti dengan izin-Nya,
Semua yang engkau anggap mustahil menjadi BISA

Salam Rehat

Kang Zain

embunpagi

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menunaikan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Sempit rezeki tapi sehat

⬜️🟨 Sempit Rezeki, Tetapi Sehat

Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal MSc

Walau miskin namun kita diberi kesehatan, itu sudah nikmat yang luar biasa. Kadang kita mengeluh dengan sempitnya rezeki, padahal Allah tidak menimpakan kita penyakit. Kita terus masih sehat bugar.

Coba renungkan ayat berikut,

فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ (15) وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ (16)

“Adapun manusia apabila Rabbnya mengujinya lalu Dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, Maka Dia akan berkata: “Rabbku telah memuliakanku”. Adapun bila Rabbnya mengujinya lalu membatasi rezekinya Maka Dia berkata: “Rabbku menghinakanku“. (QS. Al-Fajr: 15-16)

Imam Ibnu Jarir Ath-Thabari rahimahullah menjelaskan, “Adapun manusia ketika ia diuji oleh Rabbnya dengan diberi nikmat dan kekayaan, yaitu dimuliakan dengan harta dan kemuliaan serta diberi nikmat yang melimpah, ia pun katakan, “Allah benar-benar telah memuliakanku.” Ia pun bergembira dan senang, lantas ia katakan, “Rabbku telah memuliakanku dengan karunia ini.” (Tafsir Ath-Thabari, 30: 228)

Kemudian Ath-Thabari rahimahullah menjelaskan, “Adapun manusia jika ia ditimpa musibah oleh Rabbnya dengan disempitkan rezeki, yaitu rezekinya tidak begitu banyak, maka ia pun katakan bahwa Rabbnya telah menghinakan atau merendahkannya.

Sehingga ia pun tidak bersyukur atas karunia yang Allah berikan berupa keselamatan anggota badan dan rezeki berupa nikmat sehat pada jasadnya.” (Tafsir Ath-Thabari, 30: 228)

Dari Mu’adz bin ‘Abdullah bin Khubaib, dari bapaknya, dari pamannya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ بَأْسَ بِالْغِنَى لِمَنِ اتَّقَى وَالصِّحَّةُ لِمَنِ اتَّقَى خَيْرٌ مِنَ الْغِنَى وَطِيبُ النَّفْسِ مِنَ النِّعَمِ

“Tidak mengapa seseorang itu kaya asalkan bertakwa. Sehat bagi orang yang bertakwa itu lebih baik dari kaya. Dan hati yang bahagia adalah bagian dari nikmat.” (HR. Ibnu Majah no. 2141 dan Ahmad, 5: 372. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Sehat ternyata lebih penting. Walhamdulillah, Allah masih tetap terus beri kita kesehatan.

Semoga jadi renungan berharga di pagi yang cerah ini.

@ Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul, 11 Rajab 1437 H

🟥 Materi ini di repost ulang oleh Group Kajian WA ISLAMADINA. ▶️ Admin 0811106811.

🟥 Silahkan disebarkan. Silahkan bergabung dalam WA group Kajian ISLAMADINA https://chat.whatsapp.com/2oRcT7TT7zt0Dw6cu99CqV

Bila tiba

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

Sahabat…
Bila tiba saat hatimu merasa lelah atas segalanya dan ingin menyerah..
Coba tengok ke belakang, ingat-ingat kembali seberapa jauh kamu sudah berjalan dan segala proses yang sudah kamu lalui..

Coba tengok lagi, masa-masa dimana kamu lelah tapi tetap berusaha semangat, kamu tertatih dan jatuh tapi berusaha tetap bangkit..

Coba ingat lagi, berbagai ketakutan yang kamu berhasil taklukan, berbagai pekerjaan sulit yang akhirnya berhasil kamu selesaikan, berbagai kesalahan yang akhirnya kamu perbaiki, dan banyaknya pelajaran yang kamu dapatkan..

Semua yang telah kamu lalui, menjadikan kamu yang disini & kamu yang saat ini.

Hidup ini adalah pertandingan antara kebaikan dalam dirimu dengan keburukan dalam dirimu, upayakan agar; fikiran positifmu mengalahkan fikiran negatifmu, kebahagiaan mengalahkan kesedihan, rajinmu mengalahkan malasmu, kekuatanmu mengalahkan kelemahanmu.

Setiap pagi saat kamu kembali membuka mata bersiap menjalani hari, katakan pada dirimu:
“Selama aku terus berdo’a dan berusaha keras (untuk istiqomah di atas kebaikan) maka aku akan menjadi pribadi yang lebih baik.”

“Bersemangatlah dalam hal yang bermanfaat untukmu, minta tolonglah kepada Alloh, dan jangan lemah (malas/patah semangat)”
[HR. Muslim]

“Hal terbaik dalam hidup selalu datang bersama dengan ketekunan dan kesabaran.”

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Sumber: http://www.sejenakpagi.info
https://t.me/semangatsubuh

Selamat menunaikan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Kapan dosa kecil menjadi dosa besar

Kapankah Dosa Kecil Menjadi Dosa Besar?

Dosa kecil menjadi dosa besar pada lima keadaan berikut ini:

  1. Terus Menerus.

Melakukan dosa kecil secara terus menerus menjadikannya besar.

Allah Ta’ala berfirman,

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka. Dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak terus menerus melakukan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (QS. Ali ‘Imraan [3]: 135).

  1. Meremehkan Dosa.

Disebutkan hadits dalam Shahih Bukhari,

عَنْ أَنَسٍ – رضى الله عنه – قَالَ إِنَّكُمْ لَتَعْمَلُونَ أَعْمَالاً هِىَ أَدَقُّ فِى أَعْيُنِكُمْ مِنَ الشَّعَرِ ، إِنْ كُنَّا نَعُدُّهَا عَلَى عَهْدِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – الْمُوبِقَاتِ

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Sesungguhnya kalian melakukan suatu amalan dan menyangka bahwa itu lebih tipis dari rambut. Namun kami menganggapnya di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai sesuatu yang membinasakan.” (HR. Bukhari no. 6492).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ المُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ قَاعِدٌ تَحْتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ، وَإِنَّ الفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ

“Sesungguhnya orang yang beriman melihat dosa-dosanya seperti ketika duduk di bawah gunung, dia takut kalau gunung tersebut jatuh menimpanya. Adapun orang yang fajir melihat dosa-dosanya seperti seekor lalat yang lewat (terbang) di depan hidungnya.” (HR. Bukhari no. 6308).

  1. Merasa Gembira Dengan Dosa.

Merasa gembira dengan dosa menyebabkan pelakunya tidak bertaubat dan terus menerus melakukannya. bahkan ketika ia terluput dari dosa, ia akan merasa sedih. padahal kata Rasulullah:
Barang siapa yang merasa gembira dengan kebaikannya dan merasa sedih dengan keburukannya maka ia adalah mukmin. HR Ahmad.

  1. Terang-terangan Berbuat Dosa.

عن سالم بن عبد اللّه قال: سمعت أبا هريرة يقول سمعت رسول اللّه صلّى اللّه عليه وسلّم- يقول: كلّ أمّتي معافى إلّا المجاهرين، وإنّ من المجاهرة أن يعمل الرّجل باللّيل عملا، ثمّ يصبح وقد ستره اللّه فيقول: يا فلان عملت البارحة كذا وكذا، وقد بات يستره ربّه، ويصبح يكشف ستر اللّه عنه

Dari Salim bin Abdullah, dia berkata, Aku mendengar Abu Hurairah radhiyallahu’ anhu bercerita bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, ‘Setiap umatku akan mendapat ampunan, kecuali mujahirin (orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa). Dan yang termasuk terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang berbuat (dosa) pada malam hari, kemudian pada pagi hari dia menceritakannya, padahal Allah telah menutupi perbuatannya tersebut, yang mana dia berkata, ‘Hai Fulan, tadi malam aku telah berbuat begini dan begitu.’ Sebenarnya pada malam hari Rabb-nya telah menutupi perbuatannya itu, tetapi pada pagi harinya dia menyingkap perbuatannya sendiri yang telah ditutupi oleh Allah tersebut.” HR Bukhari dan Muslim.

  1. Yang Melakukannya Adalah Seorang Pemuka Yang Diikuti.

مَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْقَصَ مِنْ أُجُوِْرِهمْ شَيْءٌ. وَمَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْقَصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ.

“Barangsiapa mencontohkan suatu perbuatan baik di dalam islam, maka ia akan memperoleh pahalanya dan pahala orang-orang yang mengamalkannya setelahnya dikurangi sedikitpun dari pahala mereka. Dan barang siapa mencontohkan suatu perbuatan buruk di dalam islam, maka ia akan memperoleh dosanya dan dosa orang-orang yang mengamalkannya setelahnya tanpa dikurangi sedikitpun dari dosa mereka.”
HR Muslim.

  • Ust. Abu Yahya Badrusalam, Lc. –

IqraSunnah

Wallahu a’lam
Astaghfirullah wa atuubu ilaihi 100x
Allahumma shalli ala Muhammad wa ala aali Muhammadperbanyak shalawat setiap saat

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya (HR. Muslim no. 1893).

Barakallahu fiikum

jangantinggalkanshalat

shalatberjemaahdimasjid

kerjakanshalatdiawalwaktu

istighfarsetiapsaat

penuhihatidanlisandengandzikir

perbanyakshalawatsetiapsaat

amalkanibadahsunnah

ikhlasdanittiba

qolallahwaqolarasulullah

kamidengardankamitaati

sharethegoodmessages

reminderandadviseformyself

Pesan alam

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

​P E S A N A L A M​

Kalau ingin menangkap ayam, ​jangan dikejar​ nanti kita akan capek dan ayam pun makin menjauh. Berikanlah ia beras dan makanan, nanti dg mudah ia datang dengan rela.

Begitulah Rezeki,

Keluarkanlah sedekah, nanti ​Rezeki akan datang menghampiri tepat waktu.​

Kalau ingin ​memelihara​ kupu-kupu,
Jangan tangkap ​kupu-kupunya,​
pasti ia akan terbang.

Tetapi ​tanamlah​ bunga​.
Maka ​kupu-kupu​
akan datang sendiri
dan ​membentangkan​ sayap-sayapnya yang ​indah.​

Bahkan ​bukan hanya​ kupu-kupu yang datang,
​tetapi kawanan​ yang lain juga datang :
​lebah,​
​capung
​dan lainnya​,
​juga akan datang​
​menambah​ warna warni keindahan.​

Sama halnya dalam ​kehidupan​ di dunia ini.
​Ketika kita menginginkan​
​Kebahagiaan​ dan ​Keberuntungan,​

Tanamkan ​kebaikan​ demi ​kebaikan,​ ​kejujuran​ demi ​kejujuran,​

​Maka kebahagiaan dan keberuntungan akan datang karena dianugerahkan oleh Allah.​

Oleh karena itu,
selagi kita masih ​diberi​ hidup,​
mari kita membangun ​taman-taman bunga kita,​
bunga kebajikan dan bunga kejujuran.

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menunaikan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Air dalam teko

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

*💦Air Dalam Teko☕

Bisa jadi suatu saat kita tidak setuju tentang suatu hal dengan seseorang. Namun berusahalah untuk menyampaikan dengan bahasa yang santun. Mari belajar untuk menghaluskan budi bahasa kita, karena itu salah satu dari pelajaran sebuah adab dan itu menjadi cerminan akhlak kita. “Bukankah Rasulullah diutus untuk menyempurnakan akhlak?”

Sangat merugi sekiranya, jika kita bahkan kalah akhlak dibanding dengan orang kafir yang berlemah lembut, sementara kita yang sesama muslim pun gigi taring kita menjadi lebih tajam mengoyak dan menyakiti hatinya.

Lisan adalah barometer keimanan. “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka berkata lah yang benar atau diam” (HR Bukhari)

Jadi apa pun yang keluar dari lisan kita, itu akan mengabarkan apa-apa yang sejatinya ada di dalam hati kita. Laksana apa isi di dalam teko, maka itulah yang akan tertuang nantinya. Bahkan Rasulullah menyebutkan bahwa yang menyebabkan manusia masuk ke neraka banyak disebabkan oleh dua lubang.

Pada zaman now lisan bisa bermakna pena atau dua jempol yang menari di atas smartphone kita dan bercengkerama dalam dunia maya melalui medsos-medsos yang ada. FB, WA, IG, Twitter dan sebagainya.

“mari menjaga lisan”

“mari menjaga jemari”

“mari menjaga hati”

SEMOGA TERSELAMATKANLAH KEIMANAN KITA

Penyejuk Hati

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menunaikan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Waspadalah dengan fenomena akhir zaman

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

🌺WASPADA DENGAN FENOMENA AKHIR ZAMAN🌺

  1. Banyak rumah semakin besar, tapi keluarganya semakin kecil.
  2. Gelar semakin tinggi, akal sehat semakin rendah.
  3. Pengobatan semakin canggih, kesehatan semakin buruk.
  4. Travelling keliling Dunia, tapi tidak kenal dengan tetangga sendiri.
  5. Penghasilan semakin meningkat, ketentraman jiwa semakin berkurang.
  6. Kualitas ilmu semakin tinggi, kualitas emosi semakin rendah.
  7. Jumlah manusia semakin banyak, rasa kemanusiaan semakin menipis.
  8. Pengetahuan semakin bagus, kearifan semakin berkurang.
  9. Perzinahan semakin marak, kesetiaan semakin punah.
  10. Semakin banyak teman di dunia maya, tapi tidak punya sahabat yang sejati.
  11. Minuman semakin banyak jenisnya, air bersih semakin berkurang jumlahnya.
  12. Pakai jam tangan mahal, tapi tak pernah tepat waktu.
  13. Ilmu semakin tersebar, adab dan akhlak semakin lenyap.
  14. Belajar semakin mudah, Guru semakin tidak dihargai.
  15. Teknologi informasi semakin canggih, fitnah dan aib semakin tersebar.
  16. Orang yang rendah ilmu banyak bicara, orang yang tinggi ilmu banyak terdiam.
  17. Tontonan semakin banyak, tuntunan semakin berkurang. Akhirnya tontonan yang kurang baik, kurang mendidik berkembang jadi tuntunan. Sehingga yang Rusak Makin tambah Rusak.

Semoga kita menyadarinya dan berbenah diri dengan Perkembangan Zaman Now yang begitu memprihatinkan.

Semoga kita tetap berada dalam lindungan Allah SWT

Aamiin ya rabbal Alamiin 😊😇

@Mutiara_Kata

https://t.me/semangatsubuh

Selamatlah menunaikan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Sederhana itu indah

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

🚫Bukan ilmu yang menjanjikan kita mulia.

🚫Bukan harta yang mengangkat darjat kita tinggi.

🚫Bukan status dan pangkat yang membawa kita ke syurga.

✅ Sebaik-baik hamba, adalah hamba yang sadar di mana bumi tempat dia berpijak, di mana langit yang menjadi bumbung tempat dia berlindung.

✅ Sedasyat-dasyat penyakit, adalah penyakit lupa. Bila lupa, mulailah diri dihanyutkan berbagai rasa yang membawa diri jauh daripada rahmat Allah.

Penyakit lupa diri, sombong, rasa terpuji, rasa dirinya lebih mulia daripada orang lain.

✅ Kita tak tahu, kapan kita ini akan diuji lupa, Bermohonlah pada Allah selalu, agar kita dikurniakan sekeping hati yang senantiasa sederhana.

Tidak menjadi terlalu tinggi hingga angkuh melihat orang bawah.

Tidak juga menjadi terlalu rendah, hingga membiarkan diri dianiaya.

Bersederhanalah dengan bijaksana.

Sungguh!
Sederhana itu ‘memelihara’ iman kita.

Sederhana Itu Indah

Kata Hati

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menunaikan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin