Catatan Buya Hamka

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

Catatan Buya Hamka

📌Seseorang yg menolak memperbarui cara2 kerjanya yg tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti org yg terus memeras jerami utk mendapatkan santan.

📌Kehidupan itu laksana lautan. Org yg berhati hati dlm mengayuh perahu, memegang kemudi dan menjaga layar, mk keramlah ia digulung oleh ombak dan gelombang. Hilang ditengah samudra yg luas. Tiada akan tercapai olehnya tanah tepi.

📌Kecantikan yg abadi terletak pada keelokan adab dan ketinggian ilmu seseorg. Bukan terletak pd wajah dan pakaiannya.

📌Iman tanpa ilmu bagaikan lentera di tangan bayi. Namun ilmu tanpa iman bagaikan lentera di tangan pencuri.

📌Salah satu pengkerdilan terkejam dlm hidup adalah membiarkan pikiran yg cemerlang menjadi budak bagi tubuh yg malas, yg mendahulukan istirahat sebelum lelah.

📌Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan.
Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yg kemudian anda dapat.

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menjalankan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Apa rencana kita

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

Apa rencana kita

Siang itu sedang berlangsung pembelajaran di dalam Kelas. Tiba-tiba sang Guru menyelingi pertanyaan yang unik kepada para murid. Hal ini dilakukan agar pelajarannya tidak membosankan,

“Seandainya ada empat ekor burung sedang di atas pohon, mendadak terjadi kebakaran pada pohon itu. Kemudian tiga ekor burung berdiskusi dan menghasilkan rencana untuk terbang dari pohon tersebut. Sedangkan satu ekor sisanya, ia tidak punya rencana apapun dan tetap diam di tempat.”

Para murid menyimak dengan hati-hati jalan cerita Guru mereka. Sebab mereka sudah kenal bahwa sang Guru kerap kali mengecoh mereka dalam cerita,

“Pertanyaannya adalah, berapa ekor burung yang tersisa di atas pohon?”

“Satu Guru!” Teriakan mereka serentak.

“Hampir tepat! Ada yang punya jawaban lain?”

“Empat Guru!” Seorang murid yang dikenal cerdas kini bersuara. Seluruh temannya menoleh padanya.

“Betul sekali! Kamu tahu apa sebabnya?”

“Sebab yang tiga ekor burung itu hanya berdiskusi dan membuat rencana saja. Mereka sama sekali tidak mengerjakan rencana tersebut. Jadi tiga ekor burung itu masih di atas pohon bersama yang satu ekor temannya tadi.”

“Tepat sekali jawabanmu! Melalui cerita ini Guru ingin peringatkan kalian, janganlah menjadi seperti burung-burung itu. Meskipun pandai membuat rencana, tetapi tidak pernah dieksekusi. Apa gunanya jika demikian?”

Begitulah teka-teki tentang empat ekor burung akhirnya terjawab sudah. Siapa sangka burung-burung itu mewakili tabiat kita masing-masing.

Ada saja sebagian kecil dari kita yang hidupnya tak memiliki rencana. Tidak heran kalau akhirnya kita diam di tempat.

Ada pula, sebagian besar dari kita yang sudah memiliki rencana dalam hidup ini. Tetapi ujung-ujungnya kita masih sama diam di tempat pula, sebab kita tetap tidak menempuh jalan yang sesuai dengan rencana yang kita buat sendiri.

“Siapa yang berencana melakukan kebaikan namun dia tidak melakukannya, Allah tetap menuliskannya sebagai satu kebaikan sempurna di sisi-Nya. Jika ia berencana berbuat kebaikan kemudian mengerjakannya, maka Allah menulisnya di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat sampai kelipatan yang lebih banyak lagi.”
(HR.Bukhari dan Muslim)

Perhatikanlah pesan Rasulullah di atas. Memang baik membangun sebuah perencanaan.
Tetapi jauh lebih baik lagi mengerjakannya.

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menjalankan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Kaki Polisi versus doa Kiai

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

✅ KAKI POLISI VERSUS DOA KYAI ..

Nenek itu terus menjerit-jerit di dalam kamar mandi. Ia panik terkunci dari dalam..

Kunci kamar mandi hotel mewah di Madinah rupanya terlalu canggih buat dirinya yang datang dari salah satu kampung kecil di pojok Indonesia…

Bisa jadi ini kali pertama dia keluar dari Indonesia, atau bahkan baru kali ini keluar dari kabupaten tempat kelahirannya…

Profil nenek terkunci ini mewakili sebagian jemaah haji Indonesia yang kini mengepung kota Madinah untuk berziarah ke makam Rasulullah SAW..


Kawan-kawannya sesama jemaah haji yang tinggal di lantai 5 Hotel Mawaddah Al-Safwa itu tentu saja ikut panik..

Mereka khawatir sang nenek panik lalu pingsan..

Apalagi sang nenek tidak membawa handphone ke kamar mandi untuk mempermudah komunikasi.

Untuk itu mereka memanggil petugas hotel.

Awalnya satu petugas datang, lalu dua petugas datang lagi, tapi semuanya gagal membuka pintu kamar mandi itu.

Sementara dari kamar mandi, sang nenek tak berhenti menggedor-gedor pintu sambil berteriak-teriak dengan bahasa daerahnya..


Hampir satu jam berkutat mengutak-atik pintu, para petugas akhirnya menyerah.

Sementara teriakan sang nenek nyaris tak terdengar lagi.

Ini menambah kalut para jemaah haji yang berkerumun di lokasi kejadian. Kekhawatiran mereka sang nenek mati lemas hampir mendekati bibir kenyataan jika saja mereka tak mendengar suara nyaring menghentak mereka.

‘’Minggir, minggir … !’’

Rupanya itu suara Iptu Amidrudin, Kepala Urusan Personalia Bagian Sumberdaya Manusia Polres Metro Bekasi Kota, Indonesia.

Lho, apa urusan polisi Bekasi menangani kasus nenek terkunci di negeri Arab?

Rupanya Amiruddin adalah bagian dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019, yang diserahi tugas melindungi jemaah dari berbagai marabahaya.

Unit ini disebut Linjam – perlindungan jemaah. Kementerian Agama, sebagai penyelenggara haji nasional, merekrut para petugas Linjam ini dari unsur kepolisian Republik Indonesia serta ketiga angkatan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Tugas mereka adalah memberi perlindungan kepada semua jemaah haji Indonesia, mulai dari mengantar jemaah tersasar ke hotel masing-masing, mengayomi jemaah kecopetan, merangkul jemaah korban hipnotis lalu dirampok, sampai menolong jemaah terkunci di kamar mandi seperti yang sedang kita bahas..


‘’Ada apa ini?’’ tanya Amiruddin tegas kepada kerumunan massa.

‘’Nenek-nenek mandi Pak,’’ jawab seseorang.

‘’Iya, tahu, emang kenapa kalau nenek-nenek mandi?’’

‘’Sekarang terkunci Pak. Mungkin gak ngerti buka kunci kamar mandi.’’

Sebagai polisi, Amiruddin dilatih berpikir cepat dalam kondisi mendesak.

Pelan-pelan, polisi yang ditugaskan di Sektor II Daker Madinah ini mundur selangkah, bersiap-siap menendang pintu kamar mandi itu dengan tenaga Gundala.

Tapi, sesaat sebelum tendangannya menggelegar, tiba-tiba terdengar suara berwibawa seorang lelaki dari belakang kerumunan.

‘’Sebentar, sebentar, coba beri saya jalan,’’ kata lelaki itu kepada kerumunan.

Begitu lelaki itu muncul menyeruak kerumunan, Amiruddin mengaku langsung menganggapnya sepele..

Lelaki itu bukan cuma sudah tua, tapi jalan pun susah..

Apa yang bisa dia lakukan untuk membuka pintu terkunci ?

Maka, ketika lelaki tua yang ternyata sangat ditokohkan oleh para jemaah di lantai lima hotel itu mengangkat tangan untuk berdoa, Amiruddin semakin meremehkannya.

‘’Masa pintu terkunci diselesaikan dengan doa?’’ kata ayah dua anak ini menceritakan kembali kisah yang membuatnya terkesan itu. ‘’Saya sudah gak sabar ingin nendang pintu itu.’’

Tapi sungguh ajaib.

Doa masih dibacakan, kedua tangan kyai masih diangkat, ketika tiba-tiba saja pintu kamar mandi yang tadi begitu susah dibongkar petugas hotel terbuka sendiri pelan-pelan..

Semua mata yang menyaksikan kejadian itu terbelalak…

Maka, ketika semua yang hadir di sana sama-sama membaca ‘’alhamdulillaaaaah,’’ Amiruddin justru berkali-kali mengucapkan ‘’astaghfirullaaah…’’


Polisi terbaik versi Polda Metro Jaya pada 2006 ini sadar bahwa dia baru saja bersikap sombong dengan kekuatan kakinya..

Dia lupa kini ia berada di tanah suci..

Di kota suci ini, getaran doa sang kyai bisa jadi jauh lebih dahsyat dibanding tendangan kaki polisi..

Saat pintu dibuka lebar-lebar, si nenek pun ditemukan terduduk lemas..

Sambil terus beristighfar, Amiruddin membopong nenek-nenek itu ke tempat tidurnya..

’Kalau teringat kejadian tadi siang, saya bergidik.. Saya sadar tadi siang saya sudah sombong, padahal ini kan tanah suci,’’ jelas Amiruddin ketika menceritakan kisah itu kepada rekan-rekannya sesama petugas.


Kata ‘’tanah suci’’ yang diungkapkan Amiruddin berkali-kali itu saya garis bawahi..

Di tanah suci ini, adalah hak prerogatif Allah untuk menjawab doa-doa, entah itu dibacakan di Raudhah, di ujung Masjid Nabawi, di kaki Gunung Uhud, atau di depan kamar mandi sekalipun…💗

Ya Rabb.. Segerakan kami ke tanah suci dan bs menikmati jamuan istimewaMu..dimana dosa dosa terhapus, doa dikabulkan dan biaya yang dikeluarkan akan diganti

cerita-inspirasi-motivasi:

Catatan_dari_Madinah

by Helmi Hidayat

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menjalankan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Ketika kezuhudan Rasullah membuat Umar menangis

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

Ketika Kezuhudan Rasulullah Membuat Umar Menangis

Suatu hari beliau masuk menemui Rasulullah shallallahu alaihi wasallam di dalam rumahnya, sebuah ruangan yang lebih layak disebut bilik kecil disisi masjid Nabawi. Di dalam bilik sederhana itu, beliau mendapati Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sedang tidur di atas tikar kasar hingga gurat-gurat tikar itu membekas di badan beliau.

Spontan keadaan ini membuat Umar menitikkan air mata karena merasa iba dengan kondisi Rasulullah.

“Mengapa engkau menangis, ya Umar?” tanya Rasulullah.

“Bagaimana saya tidak menangis, Kisra dan Kaisar duduk di atas singgasana bertatakan emas, sementara tikar ini telah menimbulkan bekas di tubuhmu, ya Rasulullah. Padahal engkau adalah kekasih-Nya,” jawab Umar.

Rasulullah kemudian menghibur Umar, beliau bersabda: “Mereka adalah kaum yang kesenangannya telah disegerakan sekarang juga, dan tak lama lagi akan sirna, tidakkah engkau rela mereka memiliki dunia sementara kita memiliki akhirat…? “.

Beliau shallallahu alaihi wasallam melanjutkan lagi, “Kita adalah kaum yang menangguhkan kesenangan kita untuk hari akhir. Perumpamaan hubunganku dengan dunia seperti orang bepergian di bawah terik panas. Dia berlindung sejenak di bawah pohon, kemudian pergi meninggalkannya“.

Begitulah tangisan Umar adalah tangisan yang lahir dari keimanan yang dilandasi tulusnya cinta kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Apa yang dilihatnya membuat sisi kemanusiaannya terhentak dan mengalirkan perasaan gundah yang manusiawi. Reaksi yang seolah memberi arti bahwa semestinya orang-orang kafir yang dengan segala daya dan upaya berusaha menghalangi kebenaran, memadamkam cahaya iman, dan menyebarkan keculasan dan keburukan, mereka itulah yang semestinya tak menikmati karunia Allah.

Sebaliknya, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang telah membimbing umat manusia dari kegelapan menuju cahaya Islamlah semestinya mendapat kesenangan dunia yang layak, begitu fikir Umar.

Tangisan Umar juga memberi arti lain, bahwa betapa tidak mudah bagi sisi-sisi manusiawi setiap orang bahkan bagi Umar sekalipun, untuk menerima ganjilnya “pemihakan” dunia kepada orang-orang bejat.

Namun sekejap gundah dan tangisnya berubah menjadi pelajaran bagi orang-orang beriman sesudahnya. Yaitu apabila kita mengukur hidup ini dengan timbangan duniawi, maka terlalu banyak kenyataan hidup yang dapat menyesakkan dada kita.

Lihatlah bagaimana orang-orang yang benar justru diinjak dan dihinakan. Sebaliknya, para penjahat dan manusia-manusia bejat dipuja dengan segala simbol penghargaan.

Tak perlu heran, karena Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah mengabarkan akan masa-masa sulit itu. Masa dimana orang-orang benar didustakan dan orang-orang dusta dibenarkan.

Tangisan Umar juga mengajari kita bahwa dalam menyikapi gemerlapnya dunia, kita tidak boleh hanya menggunakan sisi-sisi manusiawi semata, dibutuhkan mata hati bukan sekedar mata kepala. Dibutuhkan ketajaman iman, dan bukan semata kalkulasi duniawi.

Dan semua itu tercermin dalam jawaban Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kepada Umar. Beliau memberi gambaran yang membuat sesuatu yang secara lahiriah aneh dan ganjil bisa jadi secara substansial benar-benar adil.

Bagaimana sesuatu yang yang secara kasat mata terlihat pahit, menjadi benih-benih bagi akhir yang manis dan membahagiakan.

Jawaban Rasulullah juga memberi pesan agar orang beriman jangan sampai mudah silau dan terpukau dengan gemerlapnya dunia yang dimiliki oleh orang kafir.

Karena setiap mukmin punya pengharapan lain yang jauh lebih tinggi, yaitu kebahagiaan abadi di akhirat, pada keaslian kampung halaman yang sedang dituju. 

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menjalankan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Sepuluh sebab tidak terkabulnya doa

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

Sepuluh Penyebab Tidak Dikabulkannya Doa

Suatu ketika Ibrahim bin Adham lewat di pasar Bashrah maka berkumpul lah di sekitar beliau banyak orang. Lalu mereka berkata: “Wahai Abu Ishak, kenapa kami berdoa tetapi tidak dikabulkan?”

Beliau menjawab: “Karena hati kalian telah mati disebabkan sepuluh perkara”

“Apa itu?” Kata mereka

Beliau menjawab:

“Petama: kalian sudah mengenal Allah tetapi tidak memenuhi hak-Nya.

Kedua: kalian mengklaim cinta kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian meninggalkan sunahnya.

Ketiga: kalian membaca Al-Quran tetapi tidak mengamalkannya.

Keempat: kalian makan nikmat Allah tetapi tidak mensyukurinya.

Kelima: kalian bilang sesungguhnya setan adalah musuh lalu akur dengannya.

Keenam: kalian bilang surga itu benar adanya tetapi tidak beramal untuk mengejarnya.

Ketujuh: kalian bilang neraka itu benar adanya tetapi tidak lari darinya.

Kedelapan: kalian bilang kematian itu benar adanya tetapi tidak mempersiapkan diri untuknya.

Kesembilan: kalian terbangun kemudian menyibukkan diri dengan aib orang lain dan melupakan aib sendiri.

Kesepuluh: kalian kuburkan jenazah-jenazah tetapi tidak mengambil pelajaran darinya.”

📔Jami’ bayanil ilmi wa fadhlihi

@nasehat2ulama

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menjalankan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Orang-orang miskin nanti akan memiliki kekuasaan

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

Suatu hari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam memberitahu kepada para sahabatnya, bahwa orang² miskin nanti akan memiliki kekuasaan.
Sahabat bertanya,

“Kekuasaan apa ya Rasulullah?”
Rasulullah menjawab,

“Di hari kiamat nanti akan dikatakan kepada mereka, tariklah mereka yang pernah memberimu makan walau sesuap, minum walau seteguk, pakaian walau selembar. Peganglah tangannya dan tuntunlah dia ke surga…

dan ingatlah kawan…
salah satu kekuatan orang susah, orang miskin, orang yang terdzholimi, adalah do’anya makbul dan cepat dikabulkan.

Semoga kita semua tergolong insan mukmin yang gemar dan mudah menolong.

Tebarkan kebaikan niscaya kebaikan itu akan kembali kepadamu…..

Sahabat..
Yuk kita renungkan sejenak
sekian tahun kita hidup..
sudahkah kita berbuat sesuatu, khususkan untuk menolong agama Allah?

semoga dalam perjalanan hidup kita kedepannya selalu ada Allah di setiap niat kita dalam beraktifitas

“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedu­dukanmu.” (Q.s. Muhammad: 7)

tetep semangat…
tetep jaga niat hanya karena Allah. semoga Allah selalu menjaga kita…
Aamiin..

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menjalankan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Mungkin

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

MUNGKIN

🔸 Jika Allah tarik nikmat kaki, barulah kita rajin ke masjid.

🔸 Jika Allah tarik nikmat tangan, barulah kita mau berwudhuk dan berdoa.

🔸 Jika Allah tarik nikmat mata, barulah kita mau merenung bukti² kebesaran-Nya.

🔸 Jika Allah tarik nikmat telinga, barulah kita mau mendengar ceramah dan tazkirah agama.

🔸 Jika Allah tarik nikmat mulut, barulah kita mau berkata perkara yang baik².

🔸 Jika Allah tarik nikmat akal, barulah kita mau menunaikan sholat.

🔸 Jika Allah tarik nikmat nyawa, barulah kita mau memanfaatkan hidup dengan agama.
MUNGKIN…..

✴️ Hidup ini adalah nikmat selagi kita mau bersyukur dan hidup ini adalah istidraj selama kita masih terus kufur.

Firman Allah SWT:
“Jika kamu bersyukur
pasti akan Kutambah (nikmat-Ku) untukmu, dan bila kamu kufur, maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih.”
(QS. Ibrahim : 7).

Sahabat…
Selagi masih punya nafas, dalam kondisi apapun.
Mari dekatkan diri pada Allah Ta’ala, menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

Robbana Taqobbal Minna
Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

Sumber: http://www.sejenakpagi.info

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menjalankan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Jika lelah istirahatlah

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

Ketika segalanya terasa berat dan ketika semua terlihat suram dan tak ada kebahagiaan percayalah setelah kau melewati segalanya kau akan mendapatkan kebahagiaan yang tiada tara.

Jangan mengeluh, Allah saja mempercayaimu bahwa kau mampu melewati segalanya sehingga jangan pernah menyerah dan berkata bahwa kamu tidak bisa.

Jika lelah istirahatlah, jika capek berhentilah lalu bangkit kembali, lalu mulai lagi karena menyerah bukan alasan yang tepat.

Menyerah akan membuatmu berakhir sedangkan jika kau berusaha bangkit maka kau akan memiliki kehidupan yang tentu lebih membahagiakan.

Sabarlah, bukan Allah tak tahu kita sedih, tapi Allah tahu kita mampu dan kita kuat. Bahwa Allah tahu kita bisa melewatinya. Mengapa kita diuji? Karena Allah tahu kita mampu melewatinya dengan senyuman yang merekah

Ujian itu menguatkan jiwa. Ujian itu menguatkan segalanya. La tahzan, innallaha ma’ana. Karena ada Allah yang senantiasa menolong kita

Jangan mengeluh karena Allah memberi beban hanya pada yang mampu dan yang kuat.

Jika menurutmu bebanmu berat itu artinya kamu kuat dan kamu bisa menanggung beban seberat itu. Bersabarlah karena bahagia akan datang kepada siapapun yang bersabar.
……………….
“Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita“ (QS At Taubah:40)

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menjalankan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin

Ganti yang lebih baik

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Semangat Subuh

[GANTI YANG LEBIH BAIK]

Ketika seseorang merasakan kehilangan sesuatu dalam hidupnya, merasa sedih itu pasti. Tapi alangkah indahnya kejadian tersebut dijadikan pembelajaran untuk kita berpikir.

Bahwa sebenarnya Allah itu tahu mana yang terbaik untuk kita, karena jika itu baik menurut kita, belum tentu baik menurut Allah

Mungkin ada banyak hal didalam hidupmu yang hilang. Dan menurutmu kamu telah kehilangan sesuatu yang sangat berharga didalam hidupmu. Seolah-olah tidak akan lagi mendapatkan penggantinya dan tidak ada yang lebih baik darinya

Padahal saat kamu kehilangan dan pada saat Allah mengambil sesuatu yang sangat berharga didalam hidupmu, tak lain semua itu hanya cara Allah agar kamu mendapatkan yang lebih baik lagi

Sedangkan Allah mengambilnya dengan alasan karena Allah telah menyiapkan sesuatu yang lebih baik dari yang Allah ambil darimu. Allah telah mempersiapkan seuatu yang jauh lebih baik dari yang hilang darimu

Jika kamu kehilangan sesuatu yang menurutmu sangat berharga. Ketika Allah mengambil sesuatu dari hidupmu yang menurutmu begitu penting. Maka jangan pernah berpikir bahwa Allah tidak menyayangimu dengan mengambil sesuatu yang sangat berharga untukmu

Terkadang Allah hilangkan sesuatu yang kita sayang, karena Allah sedang menggantikan sesuatu yang lebih indah untuk kita
(Ruang Muslimah)

https://t.me/semangatsubuh

Selamat menjalankan ibadah sholat subuh, semoga Allah menerima amal ibadah kita Aamiin