Tahukah obat sariawan tradisionil yang ampuh

Obat Sariawan Tradisional di Lidah dan Mulut Paling Ampuh

MetodeSehat.Com

July 10th, 2015

Cara Mengobati Sariawan di Lidah Secara Alami

*_Sariawan adalah salah satu masalah universal yang mengganggu kesehatan mulut. Rasa sakitnya muncul tenggelam dan seringkali membuat kita merasa tidak nyaman disaat makan atau minum._* Baca lebih lanjut

Tahukah manfaat air liur dan tanah untuk penyembuhan

Sayang dilewatkan artikel yang kuterima di wag kesehatan beberapa hari lali. Agar bisa dimanfaatkan oleh banyak orang maka kupostingkan di blog.ku

Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa air liur yang dihasilkan oleh manusia mengandung penghilang (penenang) yang kuat terhadap rasa sakit. Mari kita perhatikan penemuan ilmiah dan Hadis Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wasallam berikut ini.
*Penemuan Obat Penghilang Rasa Sakit Alami*

_Penelitian-penelitian ilmiah mengatakan bahwa kelenjar ludah (air liur) yang ada di mulut, mengeluarkan sekitar satu liter air liur per harinya, dan selama gerakan dan aliran sejumlah air liur ini di dalam mulut terjadilah proses perlawanan (pembasmian) kuman-kuman dan penyimpanan mineral penting yang dibutuhkan untuk membangun enamel gigi seperti kalsium, fluorida, fosfat, dan magnesium.

Para peneliti Perancis dari Institut Pasteur di Paris telah menemukan obat penghilang (penenang) baru dan kuat terhadap rasa sakit, yang kekuatannya enam kali lipat lebih besar dibandingkan kekuatan morfin, saat diujicobakan pada tikus-tikus percobaan.

Dan terjadinya proses produksi obat penenang baru ini secara alami dengan perantara tubuh manusia melalui air liur yang ada di dalam mulut mereka.

Sebagaimana juga ditegaskan oleh Perhimpunan Masyarakat Jerman untuk Perlindungan gigi “Prodent” bahwa air liur terhitung seperti eliksir kehidupan bagi gigi,karena fungsi pentingnya tidak hanya terbatas pada melembabkan makanan di dalam mulut dan memudahkan proses menelan makanan,akan tetapi ia berfungsi menjadi penghalang (pelindung) pertama di mulut untuk pencegahan terhadap penyebab-penyebab penyakit.
Dan gigi mengambil manfaat dari kandungannya yang berisi semua garam-garam mineral yang melindungi enamel gigi dari serangan asam.

*Tanah Sumber Penyembuhan*

Demikian juga para ilmuwan sekarang ini berusaha melakukan proses penyaringan sejumlah besar antibiotik dari bakteri, terutama bakteri yang hidup di tanah.

Dan penelitian-penelitian ilmiah di bidang ini menegaskan bahwa tanah bisa jadi menjadi sumber penting masa depan untuk jenis obat-obatan baru.

Sekarang wahai saudaraku tercinta!

Bagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melihat dua hal ini di zamannya? Dan bagaimana pandangan manusia di zaman terhadap dua unsur ini (air liur dan tanah)?

Dahulu manusia memandang tanah sebagai barang yang kotor, dan baru-baru ini terbukti bahwa ditemukan bahwa tanah adalah barang yang bersih dan mensucikan (disinfektan)! ٍSebagaimana mereka dahulu melihat air liur sebagai suatu barang yang tidak menyenangkan.

Akan tetapi penelitian-peneltian modern menunjukkan bahwa air liur manusia mengandung disinfektan bagi mulut dan penghilang (penenang) rasa sakit. Intinya adalah bahwa tanah dan air liur di dalam keduanya terdapat obat!

Dan yang menakjubkan adalah bahwa Nabi

shallallahu ‘alaihi wasallam mengisyaratkan hal ini dengan isyarat yang lembut (halus), yang mana beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menganggap tanah dan air liur sebagai media untuk penyembuhan, dan dahulu beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berdo’a kepada Allah agar menyembuhkannya dengan berkah hal itu.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berdoa dalam Ruqyahnya:

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗُﺮْﺑَﺔُ ﺃَﺭْﺿِﻨَﺎ ﺑِﺮِﻳﻘَﺔِ ﺑَﻌْﻀِﻨَﺎ ﻳُﺸْﻔَﻰ ﺳَﻘِﻴﻤُﻨَﺎ ﺑِﺈِﺫْﻥِ ﺭَﺑِّﻨَﺎ
*_” Dengan nama Allah, Debu tanah kami dengan ludah sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami.”_* (HR. Al-Bukhari)

Maka dalam hadits ini ada isyarat akan arti penting tanah dalam penyembuhan, demikian juga air ludah dalam penyembuhan penyakit. Maka sungguh benar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam .

*_( Sumber: ﻟﻌﺎﺏ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﻭﺗﺮﺑﺔ ﺍﻷﺭﺽ ﻣﺼﺪﺭﺍﻥ ﻟﻠﺸﻔﺎﺀ_*
*_karya ‘Abdud Daim Kaheel. Diterjemahkan dan diposting oleh Abu Yusuf Sujono)_*

http://alsofwah.or.id/?pilih=lihatmujizat&id=295

📚📚📚

Yang harus diperhatikan sebelum menggunakan siwak

masjidBismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasullah pernah bersabda,
السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ
“Bersiwak itu membersihkan mulut dan merupakan sesuatu yang mendatangkan ridha Rabb”

(HR. Bukhari dan An Nasa’i).
Imam An Nawawi mengatakan, bahwa bersiwak (dari segi perbuatan) dapat diartikan apa saja yang bisa menghilangkan kotoran dari gigi dan mulut.  Baca lebih lanjut

Menelan sisa makanan di mulut ketika puasa

image

Menelan Sisa Makanan Di Mulut Ketika Berpuasa

1) Jika menelan sisa makanan  sengaja maka membatalkan puasanya

2) Jika tidak sengaja atau lupa maka tidak membatalkan puasa

Terkadang ketika selesai makan, ada sisa makanan yang menyangkut di sela-sela gigi. Ada yang membersihkan dengan tusuk gigi ada juga yang mempunyai kebiasaan membersihakan dengan lidah mereka kemudian menelannya baik dengan sengaja ataupun tidak sengaja. Bagaimana hal ini ketika puasa? Baca lebih lanjut

Kurangi derita asma dengan latihan pernafasan

Azka“Kenapa” tanyaku
“Dadaku sakit” jawab Azka
“Tarik nafas yang panjang” perintahku
Azkapun menarik nafas panjang
“Keluarkan lewat mulut pelan-pelan” kataku sambil mendekati duduk disampingnya
“Tarik nafas lagi yang panjang” kataku
“Buang lewat mulut pelan-pelan” aba-abaku
Dan kuulangi lagi aba-abaku sampai lima kali,
“sudah enakan” tanyaku pada Azka
“Sudah” jawabnya kemudian pergi keluar rumah untuk bermain bersama teman-temannya.

Yaa sudah beberapa minggu terlewatkan tanpa berenang dan beberapa kali Azka mengeluh dadanya sesak. Aku khawatir Azka kena ISPA lagi, dalam beberapa bulan setelah dokter mengatakan Azka kena ISPA, Azka sering mengeluhkan dadanya sakit, sepertinya belum tuntas pengobatan yang dijalani. Maka minggu berikutnya kujadwalkan harus berenang bersama Azka.

Baca lebih lanjut