Kolesterol oh kolesterol

Hasil pemeriksaan lemak darah

Setelah satu minggu berlalu sehabis pemeriksaan umum dengan Magnetic Quantum Analyser, pagi ini kusempatkan konsultasi dengan dokter Mevi, dokter BPJS di poliklinik LPP. Sebenarnya jum’at lalu sudah sekilas kukonsulkan dengan beliau, hari ini untuk lebih memastikan hasil saja siih.

Hasil pemeriksaan peredaran darah di jantung

Karena banyak hal yang ingin dikonsultasikan jadinya aku siap dengan catatan, biar tidak lupa. tetapi yang pertama dan utama yang kukonsultasikan adalah hasil pemeriksaan kolesterolku yang masih menjadi tanda tanya sampai dengan saat ini. Kalau dilihat per komponen Triglisedira, LDL dan HDL semuanya berada di range hijau alias dalam rentang normal, namun begitu dilihat secara total kolesterolku berada di zona biru alias abnormal ringan.

Standar normal Trigliserida adalah skor antara 1.116 – 2.101, sedangkan skorku 1,85 (zona hijau)

standar normal Low – density Lipoprotein (LDL – C) adalah 0,831 – 1,588 dan skorku adalah 1,526 (zona hijau)

standard normal High-density Lipoprotein (HDL – C) adalah 1,449 – 2,246 dan skorku sebesar 1,512 (zona hijau)

standard normal kolesterol total adalah antara 1,833 – 2,979, sedangkan skorku 3,181 (zona biru) alias diambang batas normal sebesar 202 point (6,79% diatas batas normal)

Berhubung aku pingin kolesterol totalku berada diambang normal, maka dikasihlah obat untuk menurunkan kolesterol.

Aku juga dikasih obat untuk mengencerkan darah agar volume darah yang diserap jantung dan kebutuhan darah otot jantungku terpenuhi. Karena skor untuk kebutuhan darah otot jantung dan volume darah yang terserap oleh otot jantung berada di zona kuning alias abnormal sedang.

standar normal kebutuhan darah otot jantung berada di kisaran 0,192 – 0,412, sedangkan skorku 0,605 (zona kuning)

standar normal volume darah yang diserap oleh otot jantung 4,832 – 5,147 dan skorku 4,134 alias zona kuning

Untuk ukuran peredaran darah di jantung dan otak, disamping 2 parameter yang berada di zona kuning ada lagi 2 parameter yang berada di zona biru yaitu kristal atau plak kolesterol dan kelenturan pembuluh darah.

Standard normal untuk kristal atau plak kolesterol adalah 56,749 – 67,522 sedangkan skorku 68,102 (zona biru)

standard normal untuk kelenturan pembuluh darah adalah 1,672 – 1,978 sedangkan skorku 1,580 alias zona biru.

Beberapa indikator itu yang harus aku waspadai dan kuusahakan agar bisa turun. Dalam jangka pendek ini perlu bantuan obat selebihnya aku harus lebih memperhatikan gaya hidupku.

Kata dokter Mevi siih olahragaku sudah cukup, yaitu dengan renang 3x seminggu selama satu jam. Hanya kata beliau memang aku harus mengurangi konsumsi krupuk….apa..krupuk….masak siih…krupuk….. Kata dokter Mevi memang kebanyakan orang menyepelekan krupuk padahal didalam krupuk itu kandungan minyaknya tinggi.

Sebenarnya siih himbauan untuk mengurangi konsumsi krupuk sudah di sampaikan dokter Anti tahun lalu…namun aku masih sering melanggar…habis makan tanpa krupuk itu rasanya gak komplit siiih. Namun kini, memang tidak boleh lagi berargumen…krupuk harus mulai dikurangi….Ya Allah..kuatkan imanku untuk tidak tergoda oleh sang krupuk. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s