Tahukah syariat dan medis anjuran TIDAK tidur setelah sahur dan shubuh

๐Ÿ“š ๐Ÿ“ก  *Anjuran Tidak Tidur Setelah Sahur dan Subuh (Syariat dan Medis)*

Langsung tidur setelah shalat subuh ternyata tidak dianjurkan dalam Islam dan beberapa ulama menjelaskan hukumnya adalah makruh (jika tidak ada udzur dan keperluan). Selain itu, kurang baik juga untuk pola hidup yang sehat. Setelah subuh adalah waktu turunnya berkah dan rezeki, jika tidur maka tidak mendapatkan berkah ini.
Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berdoa,
ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ุฃูู…ู‘ูŽุชูู‰ ููู‰ ุจููƒููˆุฑูู‡ูŽุง

 โ€œYa Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.โ€ [1]
 

Beberapa ulama menjelaskan hukumnya adalah makruh. Urwah bin Zubair berkata,
ูƒุงู† ุงู„ุฒุจูŠุฑ ูŠู†ู‡ู‰ ุจู†ูŠู‡ ุนู† ุงู„ุชุตุจุญ ( ูˆู‡ูˆ ุงู„ู†ู‘ูˆู…  ููŠ ุงู„ุตู‘ุจุงุญ )

โ€œZubair bin Awwam  melarang anaknya tidur setelah subuh.โ€[2]
 

Jika berbicara tentang โ€œberkahโ€ terkadang tidak masuk logika dan hitungan matematika. Mungkin ada yang bilang:
โ€œSaya sering tidur setelah subuh (bahkan kelewatan shalat subuh), tapi rezeki saya lancarโ€
Jawabnya: walaupun secara hitungan rezekinya banyak,  tetapi belum tentu berkah. Belum tentu ia qonaah dan bahagia dengan banyaknya hartanya. Bisa jadi banyak ia dapat, banyak juga ia keluarkan dalam hal yang tidak bermanfaat. Atau hartana โ€œdibuang-buangโ€ oleh anaknya dan keluarganya dalam hal maksiat dna dosa.
Sebaiknya jangan tidur setelah subuh karena waktu itu juga turunya rezeki dan berkah. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata,
ูˆูŽู†ูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุตู‘ูุจู’ุญูŽุฉู ูŠูŽู…ู’ู†ูŽุนู ุงู„ุฑู‘ูุฒู’ู‚ูŽุ› ู„ูุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ูˆูŽู‚ู’ุชูŒ ุชูŽุทู’ู„ูุจู ูููŠู‡ู ุงู„ู’ุฎูŽู„ููŠู‚ูŽุฉู ุฃูŽุฑู’ุฒูŽุงู‚ูŽู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูˆูŽู‚ู’ุชู ู‚ูุณู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุฒูŽุงู‚ูุŒ ููŽู†ูŽูˆู’ู…ูู‡ู ุญูุฑู’ู…ูŽุงู†ูŒ ุฅูู„ู‘ูŽุง ู„ูุนูŽุงุฑูุถู ุฃูŽูˆู’ ุถูŽุฑููˆุฑูŽุฉูุŒ

โ€œTidur setelah subuh mencegah rezeki, karena waktu subuh adalah waktu mahluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang [makruh] kecuali ada penyebab atau keperluan.โ€[3]
 

_*Bahaya pola tidur setelah subuh secara medis*_
Secara medis, pola tidur setelah subuh kurang sehat. Perlu diingat yang namanya pola hidup tidak sehat, bukan sekarang akibatnya, tetapi akumulasi dan akan terasa ketika usia mulai menua karena pola hidup yang tidak sehat. Sebagaimana para perokok yang mengaku:

โ€œSaya perokok tetapi masih kuat nih olahraga, masih sehat kokโ€

jawabnya: nanti kita lihat ketika ia sudah akan tua, banyak keluhan kesehatan bagi perokok ketika sudah tua.
Tidur setelah subuh tidak baik untuk kesehatan, karena saat itu adalah jam tubuh mulai melakukan metabolisme dan pemanasan. Jika tertidur lagi maka ibarat kendaraan yang tidak melakukan pemanasan. Ketika bangun jam 7 atau jam 8 pagi terasa masih lemas dan kurang bersemangat.
Tidur setelah subuh kurang sehat sebagaimana dijelaskan oleh ulama yang juga seorang dokter, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah. Beliau berkata,

ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ูุถูุฑู‘ูŒ ุฌูุฏู‘ู‹ุง ุจูุงู„ู’ุจูŽุฏูŽู†ู ู„ูุฅูุฑู’ุฎูŽุงุฆูู‡ู ุงู„ู’ุจูŽุฏูŽู†ูŽ ูˆูŽุฅููู’ุณูŽุงุฏูู‡ู ู„ูู„ู’ููŽุถูŽู„ูŽุงุชู ุงู„ู‘ูŽุชููŠ ูŠูŽู†ู’ุจูŽุบููŠ ุชูŽุญู’ู„ููŠู„ูู‡ูŽุง ุจูุงู„ุฑู‘ููŠูŽุงุถูŽุฉู

โ€œTidur setalah subuh sangat berbahaya bagi badan karena melemahkan dan merusak badan karena sisa-sisa [metabolisme] yang seharusnya diurai dengan berolahraga/beraktifitas.โ€[4]
 

Jika bergadang sebelumnya dan perlu tidur, diusahakan tidur setelah terbit matahari
Setelah begadang semalaman, tidurnya (untuk balas) tidak langsung setelah subuh, tetapi setelah terbit matahari sekitar jam 6 pagi atau jam 6.30 (waktu Indonesia).
Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata,

ูˆู…ู† ุงู„ู…ูƒุฑูˆู‡ ุนู†ุฏู‡ู… : ุงู„ู†ูˆู… ุจูŠู† ุตู„ุงุฉ ุงู„ุตุจุญ ูˆุทู„ูˆุน ุงู„ุดู…ุณ ูุฅู†ู‡ ูˆู‚ุช ุบู†ูŠู…ุฉ โ€ฆ.ุญุชู‰ ู„ูˆ ุณุงุฑูˆุง ุทูˆู„ ู„ูŠู„ู‡ู… ู„ู… ูŠุณู…ุญูˆุง ุจุงู„ู‚ุนูˆุฏ ุนู† ุงู„ุณูŠุฑ ุฐู„ูƒ ุงู„ูˆู‚ุช ุญุชู‰ ุชุทู„ุน ุงู„ุดู…ุณ

โ€œDi antara yang tidak disukai adalah tidur antara shalat pagi dan ketika matahari terbit, karena  tidur pada waktu itu kurang baikโ€ฆ. sampai-sampai jika seseorang berjalan (safar) sepanjang malam, mereka tidak diizinkan untuk duduk (tidur dan istirahat) sampai terbit matahari.โ€
Beberapa ulama yang cukup sibuk melakukan seperti ini, mereka tidur sebentar setealah terbit matahari kemudian berangkat kerja dan mengajar.

Tips agar tidak tidur lagi setelah shalat subuh
Memang godaan tidur setelah subuh โ€œluar biasaโ€ dan โ€œberatโ€ bagi mereka yang tidak biasa. Ini hanya โ€œmasalah kebiasaanโ€ saja.
kunci utama merubah kebiasaan adalah:
โ€œMencari kegiatan setelah shalat subuh, jika bisa jangan kegiatan sendiriโ€
Misalnya:
-Belajar setelah shalat subuh di masjid
-Memasak setelah shalat subuh
-Jalan-jalan dengan anak-anak
 

hendaknya kita punya kegiatan setelah subuh, seperti membaca atau menghapal Al-Quran dengan suara yang agak dibesarkan, menghapal hadist, berdzikir pagi-petang, menghapal doa-doa keseharian, setoran hapalan.
Namun ada juga yang mengaji atau berdzikir lama-kelamaan ketiduran, maka handaklah kita mencari kegiatan yang melibatkan orang banyak. Misalnya saling setoran hapalan dengan beberapa orang dimasjid, mengikuti majelis ilmu baโ€™da subuh dimasjid, belajar membaca dan memperbaiki Al-Quran.
Sangat tepat apa yang diucapkan oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata,

ูˆูŽู†ูŽูู’ุณููƒูŽ ุฅูู†ู’ ุฃูŽุดู’ุบูŽู„ูŽุชู’ู‡ูŽุง ุจูุงู„ุญูŽู‚ู‘ู ูˆูŽุฅูู„ุงู‘ูŽ ุงุดู’ุชูŽุบูŽู„ูŽุชู’ูƒูŽ ุจูุงู„ุจูŽุงุทูู„ู

โ€œJika dirimu tidak disibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang batilโ€[5]

Bisa juga faktor maksiat yang sering dilakukan dan belum bertaubat
Bangun shalat subuh juga kebiasaan, jika berat dan susah bangun mungkin faktor kebiasaan atau ada maksiat yang dilakukan sehingga susah melakukan ibadah shalat subuh.
Bisa sering begadang Atau dan karena ada kemaksiatan yang baru-baru dilakukan terus-menerus tanpa istigfar sehingga badan susah melakukan ketaatan, dan hati berat untuk dibawa beribadah. Sehingga yang sebelumnya kita bangun ketika adzan berkumandang, sekarang hati mulai keras dan telinga sudah tidak peka lagi dengan suara adzan, badanpun berat dibawa untuk menjawab panggilan masjid.
Dari Abu Shalih dari Abu Hurairah Radhiallahu โ€˜anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda.

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุฐู’ู†ูŽุจูŽ ุฐูŽู†ู’ุจู‹ุง ู†ููƒูุชูŽ ูููŠ ู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ู†ููƒู’ุชูŽุฉูŒ ุณูŽูˆู’ุฏูŽุงุกู ููŽุฅูู†ู’ ุชูŽุงุจูŽ ูˆูŽู†ูŽุฒูŽุนูŽ ูˆูŽุงุณู’ุชูŽุบู’ููŽุฑูŽ ุตูู‚ูู„ูŽ ู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฒูŽุงุฏูŽ ุฒูŽุงุฏูŽุชู’ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽุนู’ู„ููˆูŽ ู‚ูŽู„ู’ุจูŽู‡ู ููŽุฐูŽู„ููƒูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุงู†ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุฐูŽูƒูŽุฑูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒู‘ูŽ ูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ ูููŠ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู:  ูƒูŽู„ู‘ูŽุง ุจูŽู„ู’ ุฑูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู‚ูู„ููˆุจูู‡ูู…ู’ ู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ููˆุง ูŠูŽูƒู’ุณูุจููˆู†ูŽ

โ€Sesungguhnya seorang mukmin, jika melakukan satu perbuatan dosa, maka ditorehkan di hatinya satu titik hitam. Jika ia bertaubat, berhenti dan minta ampun, maka hatinya akan dibuat mengkilat (lagi). Jika semakin sering berbuat dosa, maka titik-titik itu akan bertambah sampai menutupi hatinya.  Itulahโ€ raanโ€ yang disebutkan Allah taโ€™ala,
โ€œSekali-kali tidak akan tetapi itulahโ€ raanโ€ yang disebutkan Allah dalam Al Qurโ€™anโ€.[6]

Ada yang manjadikan salah satu indikator hatinya mulai mengeras adalah susah bangun shalat subuh. Untuk selevel ulama salah mereka menjadikan susahnya shalat malam sebagai salah satu indikator hati mereka mulai mengeras.
Sufyan ats-Tsauri rahimahullah beliau berkata,

ุญุฑู…ุช ู‚ูŠุงู… ุงู„ู„ูŠู„ ุฎู…ุณุฉ ุฃุดู‡ุฑ ุจุฐู†ุจ ุฃุฐู†ุจุชู‡

 โ€œSelama lima bulan aku terhalang untuk melakukan shalat malam karena dosa yang aku lakukan.โ€[7]
 

Jika ada yang berkata, โ€œsaya bermaksiat setiap hari, tapi nanti malam saya bisa bangun malam jika saya mauโ€. Maka kita katakan bahwa, hatinya sudah tidak peka lagi mendeteksi maksiat. Hati para ulama cukup bersih sehingga sangat peka terhadap maksiat. Ibarat tubuh yang sehat akan terasa jika ada sakit sedikit.
 
Demikian semoga bermanfaat
@Laboratorium Klinik RSUP DR Sardjito, Yogyakarta tercinta
Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
Artikel http://www.muslimafiyah.com
Sumber : https://muslimafiyah.com/anjuran-tidak-tidur-setelah-sahur-dan-subuh-syariat-dan-medis.html

                       โž–โž–๐Ÿƒ๐ŸŒน๐Ÿƒ๐ŸŒน๐Ÿƒ๐ŸŒน๐Ÿƒโž–โž–

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s