Tahukah kenapa tempat sholat disebut mighrab

๐ŸŒ Kenapa Tempat Sholat Disebut “Mihrab” (medan perang)?๐ŸŒ 
Di dalam islam, tempat ibadah seseorang disebut Mihrab. Biasanya tempat ini digunakan untuk imam solat berjamaah atau untuk seorang yang ingin menyendiri ketika solat dan bermunajat kepada-Nya.
Makna asli dari kata Mihrab adalah tempat atau medan perang. Lalu mengapa tempat solat disebut sebagai medan perang?
Ternyata, posisi kita ketika solat seperti posisi sedang berperang. Karena ada dua unsur dalam diri kita yang saling tarik menarik. Di satu sisi ada hawa nafsu yang menarik kita untuk lalai dan memikirkan hal-hal duniawi. Dan disisi lain ada ruh yang menarik kita untuk terbang mendekat kepada Allah Subhanahu wata’ala. 
Salah satu filosofi dari takbir di awal solat adalah untuk menegaskan pada jiwa kita, โ€œWahai jiwa yang mengajak kepada keburukan, aku akan mampu melawanmu dengan Nama Allah yang Maha Besar.โ€
Karena itulah kita diperintahkan untuk meminta pertolongan dengan solat.
ูˆูŽุงุณู’ุชูŽุนููŠู†ููˆุงู’ ุจูุงู„ุตู‘ูŽุจู’ุฑู ูˆูŽุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู
โ€œDan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat.โ€ (QS.Al-Baqarah:45)
Karena kemenangan ketika solat menentukan kemenangan kita untuk menaklukkan jiwa diluar solat. Sementara untuk menang didalam solat bukanlah hal yang mudah. Allah Melanjutkan Firman-Nya,
ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ู„ูŽูƒูŽุจููŠุฑูŽุฉูŒ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฎูŽุงุดูุนููŠู†ูŽ
โ€œDan (shalat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.โ€ (QS.Al-Baqarah:45)
Memenangkan pertarungan diri ketika solat itu sungguh berat. Diperlukan latihan yang serius untuk mendapatkannya. Kecuali bagi orang-orang yang telah meraih kekhusyuโ€™an. Bagi mereka tidak ada momen yang lebih dirindukan melebihi pertemuan dengan Sang Kekasih ketika solat.
Maka logika Al-Qurโ€™an menjelaskan, bahwa siapa yang bisa menaklukkan diri dalam solatnya maka ia telah menyelesaikan berbagai masalah diluar solatnya. Bukankah Allah Berfirman,
ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูŽ ุชูŽู†ู’ู‡ูŽู‰ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ููŽุญู’ุดูŽุงุก ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู†ูƒูŽุฑู
โ€œSesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar.โ€ (QS.Al-Ankabut:45)
Jika kita telah mampu menaklukkan diri dengan tidak melakukan kesalahan dan keburukan maka berapa masalah yang telah terselesaikan dengannya. Bukankah sebagian besar masalah dalam hidup ini disebabkan karena kesalahan kita sendiri?
Oleh:Ustadz Muhammad bin Alwi
Semoga bermanfaat

________________ ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s