Kajian fiqih ramadhan: kekeliruan tentang imsak

Kajian Fiqh Ramadlan: 
๐Ÿ‘†๐Ÿป๐Ÿ“– Kekeliruan Pensyariatan Waktu Imsak

โœ’ Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, Msc ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰. 

Syaikh โ€˜Abdul Aziz bin โ€˜Abdillah bin Baz โ€“pernah menjabat sebagai ketua Al Lajnah Ad Da-imah (Komisi fatwa di Saudi Arabia)- pernah ditanya, โ€œBeberapa organisasi dan yayasan membagi-bagikan Jadwal Imsakiyah di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Jadwal ini khusus berisi waktu-waktu shalat. Namun dalam jadwal tersebut ditetapkan bahwa waktu imsak (menahan diri dari makan dan minum, -pen) adalah 15 menit sebelum adzan shubuh. Apakah seperti ini memiliki dasar dalam ajaran Islam?โ€
Syaikh rahimahullah menjawab:
Saya tidak mengetahui adanya dalil tentang penetapan waktu imsak 15 menit sebelum adzan shubuh. Bahkan yang sesuai dengan dalil Al Qurโ€™an dan As Sunnah, imsak (yaitu menahan diri dari makan dan minum, -pen) adalah mulai terbitnya fajar (masuknya waktu shubuh). 
Dasarnya firman Allah Taโ€™ala,
ูˆูŽูƒูู„ููˆุง ูˆูŽุงุดู’ุฑูŽุจููˆุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุชูŽุจูŽูŠู‘ูŽู†ูŽ ู„ูŽูƒูู…ู ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุทู ุงู„ู’ุฃูŽุจู’ูŠูŽุถู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุทู ุงู„ู’ุฃูŽุณู’ูˆูŽุฏู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑู
โ€œDan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.โ€ 

(QS. Al Baqarah: 187)
Juga dasarnya adalah sabda Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam,
ุงู„ููŽุฌู’ุฑู ููŽุฌู’ุฑูŽุงู†ู ุŒ ููŽุฌู’ุฑูŒ ูŠูุญู’ุฑูŽู…ู ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ู ูˆูŽุชูŽุญูู„ู‘ู ูููŠู’ู‡ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู ุŒ ูˆูŽููŽุฌู’ุฑูŒ ุชูุญู’ุฑูŽู…ู ูููŠู’ู‡ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู (ุฃูŽูŠู’ ุตูŽู„ุงูŽุฉู ุงู„ุตู‘ูุจู’ุญู) ูˆูŽูŠูŽุญูู„ู‘ู ูููŠู’ู‡ู ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ู
โ€œFajar ada dua macam: [Pertama] fajar diharamkan untuk makan dan dihalalkan untuk shalat (yaitu fajar shodiq, fajar masuknya waktu shubuh, -pen) dan [Kedua] fajar yang diharamkan untuk shalat (yaitu shalat shubuh) dan dihalalkan untuk makan (yaitu fajar kadzib, fajar yang muncul sebelum fajar shodiq, -pen).โ€ 

(Diriwayatakan oleh Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro no. 8024 dalam โ€œPuasaโ€, Bab โ€œWaktu yang diharamkan untuk makan bagi orang yang berpuasaโ€ dan Ad Daruquthni dalam โ€œPuasaโ€, Bab โ€œWaktu makan sahurโ€ no. 2154. Ibnu Khuzaimah dan Al Hakim mengeluarkan hadits ini dan keduanya menshahihkannya sebagaimana terdapat dalam Bulughul Marom)
Dasarnya lagi adalah sabda Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam,
ุฅูู†ู‘ูŽ ุจูู„ุงูŽู„ุงู‹ ูŠูุคูŽุฐู‘ูู†ู ุจูู„ูŽูŠู’ู„ู ููŽูƒูู„ููˆุง ูˆูŽุงุดู’ุฑูŽุจููˆุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุคูŽุฐู‘ูู†ูŽ ุงุจู’ู†ู ุฃูู…ู‘ู ู…ูŽูƒู’ุชููˆู…ู
โ€œBilal biasa mengumandangkan adzan di malam hari. Makan dan minumlah sampai kalian mendengar adzan Ibnu Ummi Maktum.โ€ 

(HR. Bukhari no. 623 dalam Adzan, Bab โ€œAdzan sebelum shubuhโ€ dan Muslim no. 1092, dalam Puasa, Bab โ€œPenjelasan bahwa mulainya berpuasa adalah mulai dari terbitnya fajarโ€). 
Seorang periwayat hadits ini mengatakan bahwa Ibnu Ummi Maktum adalah seorang yang buta dan beliau tidaklah mengumandangkan adzan sampai ada yang memberitahukan padanya โ€œWaktu shubuh telah tiba, waktu shubuh telah tiba.โ€

Hanya Allah lah yang memberi taufik.

๐Ÿ“š Disadur dari Majmuโ€™ Fatawa Ibnu Baz, 15/281-282, Mawqiโ€™ Al Iftaโ€™

๐ŸŒŽ muslim.or.id
๐Ÿ“๐Ÿ’ก Reposted by Group Kajian WA ISLAMADINA (08170071531 & 087782400868) 
SILAKAN BERGABUNG di Telegram Channel:  @kajianIslamadina โ–ถ KLIK : https://goo.gl/qSyuEO

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s