Tahukah herba benalu

Ensiklopedia Herba Antikanker

*Benalu Belimbing/ Macrosolen cochincinensis (Lour.) van Tiegh*

*Benalu merupakan perdu yang bercabang banyak.* 
Ranting dengan ruas yang membesar. 
Daun bertangkai pendek, eliptis sampai bentuk lanset, kadang-kadang bulat telur, gundul 3,5-17 kali 1,5-7 dengan ujung yang agak meruncing, serupa kulit, mengkilat.
Karangan bunga berbunga 5-7, kebanyakan berdiri sendiri, di ketiak, kadang-kadang dalam berkas pada ruas yang tua. Tangkai bunga pendek. Tabung kelopak elipsoid, panjang lingkaran 3 mm, pinggiran mahkota sangat pendek. 
Mahkota sebagai tunas dewasa 1-1,5 cm panjangnya separo bagian bawah melebar, di tengah dengan 6 sayap, di atas menyempit menjadi buluh sempit, berakhir ke dalam gada tumpul, kuning atau hijau kekuningan, coklat tua di atas sayap, kuning sampai merah pada ujung. 
Taju mahkota pada akhirnya melengkung jauh kembali dan terpuntir. 
Bagian yang bebas dari benang sari panjangnya 3-5 mm. 
Kepala putik bentuk gada. 
Buah bulat peluru, panjang 6 mm, akhirnya coklat violet tua. 

Benalu merupakan tumbuhan parasit yang menempel pada pohon sebagai inang. Tumbuh dari dataran menengah sampai pegunungan dari ketinggian 800-2300 meter di atas permukaan laut. Berbunga pada bulan Juni-September. 
Waktu panen yang tepat bulan April-Mei. 

Bagian yang digunakan adalah daun atau seluruh bagian tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan.

*Tanaman Daun dan batang benalu mengandung alkaloida, saponin, flavonoid dan tanin.* 

*Herba benalu berkhasiat anti radang, anti bakteri dan anti bengkak._* 

Penelitian lain menyebutkan bahwa benalu memiliki kegunakan sebagai obat batuk, diuretik, pemeliharaan kesehatan ibu pasca persalinan, penghilang rasa nyeri, luka atau infeksi kapang (Hargono, 1995). 

Fraksi air dan fraksi etil asetat dari daun benalu yang tumbuh pada petai mampu melarutkan batu ginjal kalsium secara in vitro (Sasmito et al., 2001). 

Pemakaian benalu bersama beberapa bahan lain juga berkhasiat dalam pengobatan kanker, amandel dan penyakit campak (Thomas, 1999).

Beberapa spesies benalu sejak zaman dahulu telah digunakan untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Misalnya:

Viscum album L var lutecens Makino untuk mengobati sakit pinggang dan jamu pasca melahirkan para ibu di Jepang, 

Viscum album L untuk mengobati kanker di Korea dan Cina, bahkan di beberapa negara Eropa menjadi obat antikanker nonkonvensional dan dijual dengan nama dagang Iscador (Artanti, 2004).

Penggunaan di masyarakat secara empiris, benalu yang tumbuh pada inang pohon teh telah digunakan dalam pengobatan kanker (Jamilah, 2003). 
Benalu yang direbus menjadi teh terbukti dapat dipakai sebagai obat penunjang selama menjalani kemoterapi.

Hasil penelitian mengenai benalu sebagai herba antikanker diantaranya, dari hasil uji dengan sel kanker (in vitro), baru 3 ekstrak yang menunjukkan aktivitas sangat baik pada sel kanker, salah satu diantaranya yaitu ekstrak air daun benalu belimbing (M. cochinchinensis).

Hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak air benalu belimbing (YI) (M. cochinchinensis) mempunyai IC50 = 0,63 ppm terhadap sel kanker payudara MCF7, serta pada sel kanker lainnya L1210 (IC50 = 41,0 ppm), HCT116 (IC50 > 20 ppm), dan A431 (IC50 > 20 ppm). 

Sementara hasil uji viabilitas sel kanker B16 bahwa ekstrak ini pada konsentrasi 100 ppm tidak menunjukkan toksisitas (viabilitas 93%), tetapi pada konsentrasi 200 ppm dan 400 ppm menunjukkan sifat toksik (viabilitas 26% dan 9%) (Artanti et al., 2004). 

Uji DPPH dengan metode Shimzu et al. (2001) menunjukkan bahwa ekstrak air benalu ini menunjukkan aktivitas antioksidan 95,7% pada konsentrasi 50 ppm (Artanti et al., 2004).

Dengan adanya penelitian ini diharapkan bisa mendapatkan bukti secara ilmiah mengenai khasiat *ekstrak air daun benalu belimbing* (M cochinchinensis) sebagai obat antikanker.

*📚CCRC Farmasi UGM*

*Dipublikasikan : Jum’at, 08 Sya’ban 1438H/ 05 Mei 2017.*

» http://bikum.web.id/

*_Majmu’ah  Bikum_*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s