Tahukah apa itu suplemen makanan (2)

*_Media Kesehatan:_*
Melanjutkan pembahasan sebelumnya mengenai suplemen, kini kita sudah tahu jika suplemen fungsinya adalah melengkapi nutrisi dari makanan, bukan menggantikan._

Suplemen makanan dapat mengandung satu atau lebih bahan yang berupa vitamin, mineral atau asam amino. Mari kita bahas satu persatu manfaatnya.

*A. Vitamin*

Vitamin kita butuhkan untuk menjaga keseimbangan sistem kerja tubuh. 
Vitamin sendiri sebenarnya tidak menghasilkan energi, tapi beberapa diantaranya penting untuk menjaga sitem metabolisme berjalan normal. Selain itu juga digunakan untuk proses pertumbuhan, pencernaan dan persarafan.

Asupan vitamin kita sudah tercukupi dari makanan sehari-hari (asumsinya makanan bervariasi dan ada buah/sayur serta daging). 
Namun ada kalanya suplemen (tambahan) vitamin dibutuhkan misalnya pada kondisi sakit atau proses penyembuhan, berencana hamil, sedang hamil atau menyusui dan jika dari makanan tidak mencukupi (misalnya memilih tidak konsumsi daging karena vegetarian)

Setidaknya ada 13 jenis vitamin yang mutlak dibutuhkan tubuh, dibagi menjadi 2 kelompok yaitu *vitamin larut lemak dan vitamin larut air.*

*a. Vitamin larut lemak* 

Adalah vitamin A, D, E dan K. Diserap dengan bantuan asam empedu dan dapat disimpan oleh tubuh. 
Untuk Vitamin D dan K, kita dapat produsi sendiri. Untuk vitamin D asal cukup terpapar matahari 15-30 menit perharinya. 
Sedang vitamin K dibantu produksinya oleh mikroba dalam saluran cerna.

Vitamin A banyak terdapat pada sayuran khususnya yang berwarna hijau tua dan wortel. Fungsinya antara lain untuk proses penglihatan dan perbaikan sel-sel tubuh.

Vitamin D banyak terdapat pada kuning telur, minyak ikan dan susu. Serta dapat membuat sendiri dengan paparan sinar matahari. 
Fungsinya antara lain untuk proses pembentukan (kalsifikasi) tulang dan sistem persarafan. 
Penggunaan suplemen vitamin D rasional bagi mereka yang sensitif terkena matahari sehingga tidak bisa lama-lama, akibatnya pembentukan vitamin D tidak maksimal.

Vitamin E banyak terdapat pada sayuran hijau dan kacang-kacangan. Fungsinya antara lain untuk antioksidan dan menjaga integritas membran sel.

Vitamin K banyak terdapat pada sayuran hijau seperti bayam dan kuning telur. Serta juga diproduksi oleh bakteri dalam saluran cerna. 
Fungsinya antara lain untuk proses pembekuan darah (misal setelah terluka/berdarah atau pasca operasi).

(bersambung)

*catatan: Materi diperoleh dari leaflet yang disusun Pusat Informasi Obat dan Makanan BBPOM Surabaya dengan penambahan tanpa mengubah substansi.*

*Kontak Admin Media Kesehatan:* 
*@mediakesehatan_admin*

                 📓📕📗

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s