Bibit okra merahku patah


Mau tanaman okra merah ga? Tanya kolegaku

Mau dong. Jawabku spontan.

Terkejut aku saat jam makan siang kolegaku menghampiriku sambil membawa bibit okra merah yang sudah setinggi kira kira 20cm

Karena aku hari itu pulang dengan membawa barang bawaan lumayan banyak, maka kutaruh okra di posisi yang paling aman dari terpaan angin menurutku.

Hampir tiap saat tanganku menegakkan kembali bibit okraku kalau miring terterpa angin.

Kurang lebih 1km dari rumah, aku agak kencang mengendarai motorku, tak terasa okraku miring, kuusahakan beberapa.kali agar tegak tidak bisa.

Maka begitu sampai rumah yang kulakukan pertama kali adalah mengecek bibit okra yang kubawa…..aaaaahhh….ternyata batangnya telah patah.

Bergegas kupasang lidi agar tegak kembali dan minta tolong ayahku untuk melakukan tindakan penyelamatan terhadap bibit okra merahku.

Ayahku dengan sigap mengambil 2 batang jeruji, rafia dan gunting. Tindakan penyelamatan segera dilakukan dengan mengupayakan okra tetap tegak tersambung dan tidak goyah…dengan harapan batang okra akan tersambung kembali secara kokoh.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s