Tahukah kiat merawat lansia di rumah

*_Home Info Umum_*
*_Kiat Merawat Lansia di Rumah_*

*_29 March 2016 Written by bikum_*

*_Categories Info Umum Tags lansia ,Merawat, tips_*

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ

*_Kiat Merawat Lansia Di Rumah_*
*Pendahuluan.*

_Di Indonesia lansia umumnya tinggal di rumah, ini merupakan hal biasa, sebagai penghangat suasana, pengayom keluarga dan tempat mengadu._

_Apabila lansia sakit, menjadi terganggu mobilitas dan kemandiriannya, ini menjadi masalah dan menjadi layaknya seorang pasien._

Proses menua bukanlah suatu penyakit, menjadi tua merupakan penjumlahan semua perubahan yang terjadi dengan berlalunya waktu.

Umumnya penyakit pada lansia adalah penyakit kronik diselingi serangan akut.

Urutan penyakit terbanyak pada lansia adalah : *Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, Sendi dan Tulang, Kencing Manis serta penyakit Sistem Pernafasan, penyakit ini berpeluang menimbulkan kecacatan dan menggangu kemandirian.*

Diperlukan upaya pencegahan, pengobatan dan rehabilitasi yang dilaksanakan beruntun dan berkesinambungan.

*_Merawat Lansia_*
Pekerjaan merawat lansia adalah bukan pekerjaan yang ringan.

Merupakan pekerjaan yang sangat mulia dengan niat yang teguh dan ikhlas.

Diperlukan perawatan jangka pendek & jangka panjang.

Siapa saja yang bisa menjadi pengasuh lansia ? yaitu setiap orang yang sempat, tahu cara merawat dan mau merawat serta mampu bekerja sama dengan orang lain.

*_Gejala dan Tanda Penyakit Pada Lansia_*
_Gejala jatuh, jangan hanya terpaku pada luka atau jejas saja, cari penyebab jatuh._
_Mengompol (sering tidak dikeluhkan karena malu), sering merupakan gejala infeksi paru, jantung atau infeksi saluran kemih._
_BAB tidak terkontrol, bisa karena infeksi saluran nafas berat, stroke atau kelumpuhan saraf tulang belakang._

Penurunan / perubahan tingkat kesadaran lansia tersering menyebabkan dibawa ke Instalasi Gawat Darurat.

Mengantuk, tidur terus menerus, kadang mengamuk/gaduh, gelisah, jawaban tidak jelas, pola pikir kacau, tidak bisa konsentrasi terhadap pokok pembicaraan, perubahan pola tidur dan pola perilaku.

_Ketidakmampuan untuk bergerak : tidak mau makan di meja makan, terbaring di tempat tidur saja, tidak mau mandi, hati-hati dan curiga ini adalah gejala awal gangguan kemampuan bergerak !!._

Imobilisasi, dapat menyebabkan luka tekan biasanya di punggung bagian bawah dekat tulang ekor & infeksi paru, hal ini berbahaya dan dapat menyebabkan kematian karena terjadi infeksi berat.
*__________________Hal. 1*
*_Publikasi: Selasa, 13 Jumadil Awwal 1437H / 22 Maret 2016._*
Website:

*_» bikum.web.id_*
*_Majmu’ah BIKUM_*
*__________________Hal. 2*
*_Tindakan Awal Yang Perlu Dilakukan._*

Perubahan / penurunan kesadaran serta perubahan perilaku :

Amankan dari hilang atau tanpa pengawasan.

Cari petugas kesehatan untuk menentukan apakah perlu perawatan ?

Apabila terjadi penurunan kesadaran, baringkan dengan posisi miring, jalan nafas terjaga/tidak tersedak.

Apabila demam kompres dengan air hangat, bila menggigil berikan selimut dan usahakan ada yang menunggui.

Lansia yang berperilaku tidak lazim atau “menjengkelkan” jangan ditanggapi dengan emosi coba mengerti perubahan dengan sabar.

Lansia yang mengeluh jatuh, riwayat jatuh atau berjalan tidak stabil, carilah jejas dan diobati atau cari penyebab jatuh.

Jika ada cedera kepala/pusing, baringkan.

Teliti lokasi yang rawan menyebabkan jatuh, seperti lokasi yang sering didatangi apakah berbahaya, perbedaan tinggi lantai, licin, anak tangga tidak jelas terlihat, karpet/keset terlipat dll.

Apabila mengompol, yakinkan agar tidak perlu malu dan yakinkan bahwa keluhan dapat diatasi, lakukan penjadwalan minum dan pengaturan waktu berkemih.

Bila tidak dapat bergerak sendiri, ubah posisi berbaringnya tiap 2 jam dan digerakkan sendinya.

Apabila terdapat luka tekan, olesi dengan minyak kelapa (untuk tahap awal) atau obat merah (untuk luka mengelupas), posisi daerah yang tertekan diubah-ubah tiap jam.
*_Simpulan_*
*Merawat lansia.*
_Oleh siapa saja yang sempat, mau dan tahu cara merawatnya._
_Dapat dipelajari dan dilatih hingga terampil._
_Didasarkan rasa cinta, sabar dan tulus._
_Melalui pendekatan individu, mencakup aspek fisik, mental, sosial dan spiritual._
_Penting untuk mengenali gejala awal penyakit pada lansia dan mengatasinya._

Penulis._
*_Dr. Herry Nursetiyanto SpPD, SMF Penyakit Dalam._*
*_Faedah dari dr. Emi Um Khonsa_*

*_Publikasi: Selasa, 13 Jumadil Awwal 1437H / 22 Maret 2016._*
Website:

*_» bikum.web.id_*

*_Majmu’ah BIKUM_*

                 📓📕📗

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s