Dik Naifa main “engkling”

Ayoo tulisin…kata dik Naifa sambil menggandeng tanganku untuk mencari batu bata buat menggambar kotak engkling.


Koq kecil..katanya saat aku mulai membuat kotak-kotak di jalan depan rumah.

Iyaa…dik Naifa kecil..gambarnya kecil saja.


Yang besar..pinta dik Naifa

Yang besar itu untuk kakak Azka, untuk dik Naifa yang kecil.


Aku mau yang besar…pinta dik Naifa

Coba dulu melompat…bisa ga…bujukku pada dik Naifa untuk mulai melompat di kotak-kotak yang kubuat.


Dik Naifapun melompat-lompat menirukan gaya kakaknya Azka kalau bermain engkling atau dikenal juga sebagai congklak..sebuah mainan anak-anak di waktu lalu. 


Sekarang sudah tidak banyak lagi dimainkan anak-anak di kota…karena anak- anak di kota sudah punya mainan yang lebih banyak. Disamping kecenderungan anak kota sekolahnya sampai sore sampai tidak punya waktu bermain dengan anak sebaya dilingkungannya.

Beruntung Azka masih punya waktu bermain dengan teman- teman sebayanya karena Azka sekolah di sekolah dasar negeri sehingga jam belajar hanya sampai siang. Azka punya waktu bermain dengan adiknya Naifa dan juga dengan teman sebayanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s