Benarkah aspartam menyebabkan kanker

​_*“`Benarkah Aspartame Menyebabkan Kanker, Pengerasan otak atau Sumsum Tulang?“`*_
*_DokterSehat.com –_* 
Kemajuan IT (Informasi Teknologi) menyebabkan begitu cepatnya informasi tersebar luas dalam hitungan detik. 
Mungkin pembaca juga mendapat imformasi melalui e-mail/SMS/BBM, mengenai imformasi bahwa aspartame adalah penyebab wabah pengerasan otak atau sumsum tulang belakang. 
Beberapa alasan yang dimunculkan sebagi penyebab adalah pemanis buatan bernama ASPARTAME. 
Imformasi ini diisukan mengatasnamakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Aspartame dalam artikel yang disebarkan diinternet diisukan sebagai bahan kimia yang mengandung racun yang diproduksi oleh perusahaan kimia bernama Monsanto. 
Aspartame telah disebarkan diseluruh dunia sebagai pengganti gula dan dapat dijumpai pada semua jenis minuman ringan untuk diet. Seperti diet Coke dan diet pepsi. 
Bahkan dalam artikel disebutkan bagi penderita diabetes diharapkan berhati-hati bila mengkonsumsi jangka waktu lama atas produk yang mengandung aspartame akan dapat menyebabkan koma bahkan meninggal dunia. 
Aspartame juga disebutkan sebagai bahan kimia beracun yang dapat merubah kimia otak dan sungguh mematikan bagi orang yang menderita Parkinson.
Beberapa produk yang disebutkan mengandung aspartame adalah Extra Joss, M-150, Hemaviton, Neo Hormoviton, Marimas, Kopi Susu Gelas, Kiranti, Kratingdaeng, Frutillo, Segarsari, Pop Ice, Segar Dingin Vit C, Okky Jelly Drink, Inako, Gatorade, Nabati, Adem Sari, Naturade Gold dan Aqua Splash Fruit.
Tentunya informasi diatas akan menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan bagi pembaca, karena makanan dan minuman ringan yang disebutkan diatas cukup sering dikonsumsi keluarga kita. 
Hal ini menggugah penulis mencari informasi apa sebenarnya Aspartame itu? 
Benarkah aspartame dapat menyebabkan penyakit kanker, pengerasan otak dan sumsum tulang, diabetes bahkan menyebabkan kematian? Bagaimana sikap BPOM Provinsi Lampung terkait dengan isu ini?
*_APAKAH ASPARTAME SEBENARNYA?_*
Aspartame adalah pemanis buatan yang rendah kalori, terdiri atas asam amino yang umum yaitu asam aspartat dan fenilalanin. Aspartame memiliki rasa manis 200 kali lipat dibandingkan gula biasa. 
Pemanis ini umum digunakan sebagai pengganti gula untuk penderita diabetes, dan sebagai pemanis pada berbagai makanan dalam kemasan.
*_Aspartame telah disetujui oleh FDA sebagai pemanis buatan yang aman untuk dikonsumsi sejak tahun 1981 silam._* 
Meskipun demikian berbagai penelitian juga terus dilakukan untuk memastikan keamanan aspartame. 
Pada 8 Mei 2006 lalu FDA telah mengeluarkan pernyataan melalui situs resminya yang menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada penelitian yang didukung dengan data yang akurat yang menyatakan bahwa aspartame mempunyai efek samping berbahaya seperti diisukan diatas.
*_BENARKAH ASPARTAME MENYEBABKAN KANKER?_*
Studi Aspartame di Eropa

Pada tahun 2005 lalu, Yayasan Ramazzini Eropa (Eurropean Ramazzini Foundation/ERF) mempublikasikan penemuannya berdasarkan studi pemberian makan aspartame jangka panjang pada tikus. 
Penelitian dari ERF ini menyimpulkan bahwa aspartame menyebabkan kanker dan menyarankan penggunaan dan konsumsi pemanis sebaiknya dievaluasi kembali.
Namun…setelah Otoritas Keamanan Makanan Eropa (European Food Safety Authority/ EFSA) meninjau kembali hasil penelitian ERF. 
EFSA menyatakan bahwa kesimpulan ERF yang menyatakan aspartame bersifat karsinogenik (penyebab kanker) tidak didukung oleh data dan tidak perlu meninjau pendapat peneliti ERFyang meragukan keamanan aspartame, apalagi merepisi hasupan harian yang diperbolehkan (Acceptance Dailly Intake).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s