Dik Naifa belajar merapikan mukena


Biar aku yang melipat…kata dik Naifa sambil meminta mukena yang barusan kulepaskan.

Tangan mungilnya lincah melipat mukena dewasa.yang lumayan merepotkan..tetapi dik Naifa melakukan sambil tertawa-tawa setiap kali lipatannya meleset.

Lepas dari tangan, kaki mungilnyapun maju menahan mukena agar tidak melorot kebawah. Lucu melihat mimik wajahnya yang kerepotan melipat mukenaku.

Selesai melipat mukenaku, gini giliran melipat mukena yang dia pakai. Bahannya lebih ringan jadi lebih mudah dia melipatnya.

Mukena atas dia lipat duluan dilanjutkan dengan melipat mukena bagian bawahnya.

Setelah kedua bagian mukena terlipat, susah payah dia berusaha memasukkan kedalam tas mukena yang kecil.

Aku ga bisa masukkin ke tas..katanya sambil.menyodorkan mukena yang sudah dia.lipat..memintaku untuk membantunya memasukkan kedalam tas mukena.

Terakhir giliran dik  Naifa melipat sajadah yang kupakai untuk shalat.

Karena sajadah ringan dan tidak licin maka tangan mungilnya trampil melipat sajadah itu.

Tak berapa lama, sajadah itupun selesai dilipat dan di gantungkan pada kursi didepannya.

Terima kasih cantik. Semoga engkau menjadi anak sholehah. Aamiin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s