Berapah usia minimal hewan untuk qurban


Syari’at telah menentukan jenis-jenis hewan yang bisa dijadikan qurban, begitupula dengan usianya telah ditentukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

لا تذبحوا إلا مسنة إلا أن تعسر عليكم فتذبحوا جذعة من الضأن

“Janganlah kalian menyembelih (qurban) selain musinnah, kecuali jika kalian kesulitan memperolehnya maka boleh menyembelih jadza’ah dari domba.” (HR. Muslim 1963)

Para Ulama menjelaskan yang dimaksud musinnah adalah tsaniyyah. Tsaniyyah pada unta memasuki usia 5 tahun, tsaniyyah pada sapi masuk usia 2 tahun, tsaniyyah pada kambing masuk usia 1 tahun. Sedangkan jadza’ pada domba masuk usia 6 bulan.

Aib yang Mempengaruhi Keabsahan Qurban

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أربع لا تجوز في الأضاحي: العوراء البين عورها، والمريضة البين مرضها، والعرجاء البين ظلعها، والكسير التي لا تنقى

Ada empat aib yang tidak sah bagi hewan qurban, yaitu “Al-‘Awra'” (buta sebelah matanya) yang jelas butanya, “Al-Maridhah” (sakit) yang jelas sakitnya, “Al-Arja'” (pincang) yang jelas pincangnya, dan sangat kurus sampai-sampai tidak punya sumsum tulang.” (HR. Abu Dawud 2802 dan dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam “Irwa’ul Ghalil” 1147)
Menyembelih Qurban Tanggal 10 Dzulhijjah dan 3 Hari Tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
كل منى منحر وكل أيام التشريق ذبح
“Setiap Mina adalah tempat menyembelih qurban dan di setiap hari tasyriq adalah penyembelihan.” (Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam “As-Silsilah Ash-Shahihah” 2476)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata:
وآخر وقت ذبح الاضحية آخر أيام التشريق وهو مذهب الشافعي وأحد القولين في مذهب أحمد
“Dan akhir waktu penyembelihan qurban adalah sampai berakhirnya hari tasyriq. Ini merupakan madzhab Al-Imam Asy-Syafi’i dan salah satu pendapat dalam madzhab Ahmad bin Hanbal.” (Al-Fatawa Al-Kubra 5/385)
Menikmati Daging Qurban, Membagikannya & Boleh Menyimpan
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
من ضحى منكم فلا يصبحن بعد ثالثة وفي بيته منه شيء “. فلما كان العام المقبل قالوا : يا رسول الله نفعل كما فعلنا في العام الماضي ، فقال صلى الله عليه وسلّم : ” كلوا واطعموا وادخروا فإن ذلك العام كان في الناس جهد فأردت أن تعينوا فيها
“Barangsiapa yang berqurban di antara kalian maka janganlah sekali-kali menyisakan dagingnya di dalam rumahnya setelah hari ketiga.” Pada tahun berikutnya, para Shahabat berkata, ”Wahai Rasulullah, apakah kami lakukan seperti tahun yang lalu?” Maka beliau menjawab, ”Sekarang makanlah oleh kalian, bagikanlah kepada yang lain, dan simpanlah. Karena sesungguhnya di tahun lalu orang-orang sedang mengalami kesulitan sehingga aku berkeinginan agar kalian membantu mereka.” (Muttafaqun ‘alaih)
✒_____

Al-Ustâdz Fikri Abul Hasan
》》WhatsApp Group《《

“Al-Madrasah As-Salafiyyah”

WASL | ” مجموعة المدرسة السلفية ”
Telegram Channel

@manhajulhaq
manhajul-haq.blogspot.com | Salafy Indonesia
[Sumber: http://manhajul-haq.blogspot.co.id/2016/09/sebagian-fiqh-qurban.html ]

♻ Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi

📁 Grup WA & TG : Dakwah Islam

🌐 TG Channel : @DakwahFiqih
Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s