Istiqamah juga butuh pengorbanan harta

masjid_Author:_
*_Kang Aswad_*
*_Pengorbanan harta untuk menuntut ilmu agama_*
*_Pengorbanan harta untuk mencari lingkungan tempat tinggal yang baik_*
*_Pengorbanan harta untuk memberikan pendidikan anak yang baik_*
*_Pengorbanan harta untuk menjalani muamalah yang lurus dan halal dan terhindar dari kecurangan, risywah, riba, gharar, judi dan semua yang haram._*
*_Pengorbanan harta untuk bersedekah_*
*_Pengorbanan harta untuk berzakat_*
*_Pengorbanan harta untuk berdakwah_*

_Semua ini sekedar agar kita bisa tetap istiqamah._

_Semua harta yang dikorbankan ini terkadang secara lahiriah tidak menghasilkan apa-apa, ngga ada bentuknya. Tapi sesungguhnya ia adalah harta kita yang hakiki yang akan kita nikmati kelak di Yaumul Jaza’, yang ia sejatinya terus berkembang dan terus bertambah._

وَمَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ وَتَثْبِيتًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍ بِرَبْوَةٍ أَصَابَهَا وَابِلٌ فَآتَتْ أُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ فَإِنْ لَمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ

*_“Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai)” (QS. Al Baqarah: 265)._*

_Dan semua harta yang dikorbankan ini adalah tsaman (harga) dalam berniaga dengan Allah dengan perniagaan yang tidak akan merugi, jika benar niat kita._

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

*_“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi” (QS. Fathir: 29)._*

_Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya menjelaskan bahwa makna “yatluuna kitaaballah” dalam ayat ini tidak sekedar membaca Al Qur’an saja namun juga mengimaninya dan mengamal apa yang ada di dalamnya._

_Maka janganlah ragu berkorban harta, untuk bisa tetap istiqamah. NabiShallallahu’alaihi Wasallam bersabda:_

فمن استطاع منكم أن يتَّقيَ النَّارَ ولو بشقِّ تمرةٍ

*_“Barangsiapa dari kalian mampu untuk menjauhkan diri dari neraka, lakukanlah walaupun hanya dengan secuil kurma” (HR. Bukhari no. 6539)._*

_Semoga Allah memberi kita hidayah untuk tetap istiqamah sampai akhir hayat._
_*“`Yulian Purnama“`*_
🍃🌺🍃

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s