Ayah meninggal sebelum aqiqah

penunjuk arahAyah Meninggal Sebelum Aqiqah

أخت لي تسأل أن والدها توفي ولم يعق عن نفسه، فهل يمكن أهله أن يعقوا عنه أو لا يلزم منهم أن يعقوا عنه لأني أو لأنه توفي؟
Pertanyaan:
Ayah telah meninggal dunia sebelum mengaqiqahi dirinya sendiri.

Apakah memungkinkan bagi keluarganya untuk mengaqiqahinya ataukah tidak boleh mengingat beliau sudah meninggal?
مثل هذا الكبير جاء في الحديث: ((كل غلام مرتهن بعقيقته)) والعقيقة بالنسبة للصغير على الأب، وهذا باعتباره كبر ومات والأصل في العقيقة أنها سنة فمثل هذا يقال: فات محلها.

Jawaban Syaikh Dr Abdul Karim al Khudair:
Orang dewasa yang belum diakikahi berlaku padanya hadits ‘Setiap anak itu tergadai dengan akikahnya’ [artinya, tetap dituntunkan untuk mengadakan akikah, pent].
Akikah untuk anak kecil itu menjadi tanggung jawab ayahnya.
Sedangkan yang menjadi pertanyaan adalah orang dewasa yang sudah meninggal dunia dan menimbang bahwa pada dasarnya hukum aqiqah adalah sunnah maka kita kitakan bahwa waktu aqiqah sudah berlalu sehingga keluarga tidak perlu mengadakan acara aqiqah karena pertimbangan di atas.
Sumber:

http://www.khudheir.com/audio/5622

Al-Ustâdz Aris Munandar
ustadzaris.com | Tegar di Atas Sunnah
[Sumber: http://ustadzaris.com/aqiqah-sudah-meninggal-dunia ]

♻ Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi

📁 Grup WA & TG : Dakwah Islam

🌐 TG Channel : @DakwahFiqih
Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s