Peregangan, ideal bagi usia di atas tiga puluh


Mungkin banyak dari kita tidak percaya dan bahkan mengingkari bahwa peregangan adalah hal ideal bagi usia di atas tiga puluh karena kebanyakan dari kita usia tiga puluh masih kuat untuk lari lompat dan aerobic, mengapa cuma peregangan.


Akupun termasuk dari golongan yang banyak itu alias tidak percaya. Namun penjelasan doktor shigeo haruyama dalam buku the miracle of endorphin sangat masuk akal dan sangat ilmiah terbukti secara medis…karena beliau memang seorang pakar kesehatan di jepang sana.

Menurut dr shigeo, sewaktu muda, kita bisa berolahraga secara intensif, tetapi pada usia tiga puluh ke atas, hal itu cenderung berbahaya. Apa yang bisa kita lakukan pada usia diatas tiga puluh untuk membangun otot?
Gerakan senam semisal peregangan adalah pilihan terbaik. Peregangan bermanfaat karena otot-otot yang biasanya terabaikan akan digunakan.
Didalam otot terdapat serat miotonik yang berhubungan dengan talamus optis didalam otak. Jika serat otot ini dirangsang, hormon kebahagiaan akan dikeluarkan dan kita merasa senang. Kebahagiaan yang dirasakan orang-orang lewat kegiatan olahraga berkaitan dengan penggunaan otot yang tepat.

Dengan meregangkan otot secara kuat akan timbul dampak positif yang melancarkan peredaran darah dalam tulang. Peregangan serat miotonik akan melancarkan peredaran darah serta memastikan lebih banyak darah mengalir kedalam tulang dan menunda proses penuaan pada tulang. Hal itu khususnya efektif mengatasi masalah pada tulang seperti osteoporosis.

Peregangan adalah salah satu bentuk latihan yang tidak banyak menggerakkan persendian, tetapi meregangkan otot sejauh mungkin. Pada dasarnya peregangan adalah salah satu jenis praktek pemanasan.

Setelah nenyelesaikan peregangan, kita dapat memulai pelatihan otot yang benar, yakni pelatihan kekuatan (power training ) karena otot hanya akan terbentuk apabila diberi beban yang ditingkatkan. Alat yang digunakan berlatih kekuatan tidak terlalu berperan. Hal yang paling penting adalah pembebanan terhadap otot dilakukan secara benar.

Rumus pembebanan yang benar ditentukan menurut usia dan jenis kelamin.

Frekuensi denyut jantung maksimal:

Laki-laki = 209 – 0,69 x usia

Perempuan = 205 – 0,75 x usia

Secara ideal, kegiatan olahraga yang baik menghasilkan sasaran senilai 75% frekuensi denyut jantung maksimal.
Pembebanan yang lebih berat memang membangun masa otit, tetapi pada akhirnya akan meracuni dan merusak orang yang bersangkutan dengan oksigen aktif atau radikal bebas. Tujuan pelatihan kekuatan adalah memperbaiki peredaran darah dan menghindari kerusakan akibat penimbunan lemak. Kita tidak boleh mengabaikan tujuan ini, tulis dr shigeo dalam bukunya the miracl of endorphin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s