Menikah dengan wali hakim tanpa restu orang tua

ibu Ustadz Ammi Nur Baits
❓Pertanyaan:
Assalamu ‘alaikum. Ustadz, saya mau bertanya. Bolehkah (saya) menikah dengan (perantaraan) wali hakim, saat orang tua (saya) tidak mau merestui calon (pendamping hidup) pilihan saya? Insya Allah, saya sudah mantap dengan pilihan saya, dan (dia) bisa menjadi imam untuk hidup saya kelak. Akan tetapi, orang tua saya selalu menuduh saya dan calon pilihan saya dengan tuduhan yang negatif.

Selama ini saya sabar, tapi orang tua (saya) tetap tidak mau merestui. Saya minta solusinya, Ustadz. Apa (keputusan) yang harus saya ambil, karena saya cukup tertekan dengan segala peraturan orang tua saya. Saya merasa tidak punya hak lagi untuk memiliki sebuah niat baik, keinginan, cinta, dan cita saya karena selalu dinilai negatif (oleh orang tua saya).

✔ Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.
Ada beberapa hal yg penting untuk diperhatikan:
1⃣ Anda tidak mungkin bisa menikah tanpa wali. Orang yang paling berhak menjadi wali Anda adalah ayah Anda, kakek Anda dari garis keturunan ayah, paman Anda dari garis keturunan ayah, atau saudara lelaki Anda.
2⃣ Jika mereka semua tidak ada maka hak perwalian berpindah ke wali hakim.

Wali hakim adalah petugas resmi dari KUA (Kantor Urusan Agama) yang telah ditunjuk oleh pemerintah, bukan sembarang orang. Kiai, ustadz, pak dukuh, pak lurah, atau tokoh masyarakat lainnya tidak bisa menjadi wali hakim.
Menikah dengan wali hakim jadi-jadian semacam ini hukumnya terlarang, dan pernikah tersebut tidak sah.
Sebagai saran:
Pertama, sebaiknya, Anda tidak berusaha sendiri. Anda bisa meminta bantuan pihak keuarga lain, seperti: bibi, paman, atau kakek-nenek. Minta perhatian mereka agar membantu Anda dalam menyampaikan alasan kepada orang tua Anda.
Kedua, sangat penting bagi Anda untuk sebisa mungkin berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan pihak lelaki yang menjadi pilihan Anda. Dalam arti, jangan sampai melakukan pertemuan atau bahkan pacaran, hindari sms-an, telepon-teleponan, dan sebagainya, karena ini bisa menimbulkan zina hati.
Semoga bermanfaat.
🌍 KonsultasiSyariah.com
📝:idea: Reposted by Group Kajian WA ISLAMADINA (08170071531 & 087782400868)
SILAKAN BERGABUNG di Telegram Channel:  @kajianIslamadina ▶ KLIK : https://goo.gl/qSyuEO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s