Ginekomastia, pengertian, gejala dan pencegahannya

AzkaBismillaah……….

Ginekomastia adalah terjadinya peningkatan ukuran payudara pada pria.

Peningkatan payudara yang terjadi tidak bersifat kanker dan sebagian besar merupakan kondisi yang bisa membaik dengan sendirinya.

Ginekomastia dapat terjadi pada bayi yang baru lahir, pada masa pubertas, dan lansia, serta dapat terjadi pada satu maupun kedua payudara.
Ginekomastia disebabkan oleh ketidakseimbangan antara jumlah hormon estrogen dan testosteron yang diproduksi oleh tubuh. Ketidakseimbangan ini diakibatkan oleh kondisi-kondisi yang berisiko menghalangi produksi hormon testosteron atau justru memicu produksi hormon estrogen secara berlebih.

Beberapa kondisi yang menjadi pemicu ginekomastia adalah perubahan hormon alami dan perubahan hormon yang diakibatkan oleh zat atau obat-obatan, dan akibat pengobatan untuk suatu penyakit.
Gejala kondisi ginekomastia meliputi pembengkakan dan payudara terasa terlalu lunak.

Dapat pula terasa sakit pada satu atau kedua payudara dan keluarnya cairan dari satu atau kedua puting. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami kedua hal tersebut.
Obat anticemas, antidepresan, steroid, pengobatan penyakit jantung (seperti digoksin dan penghambat kanal kalsium), pengobatan HIV, kemoterapi, dan antibiotik tertentu dapat menyebabkan ginekomastia. Penggunaan  amphetamines, methadone, steroid, heroin, merokok mariyuana, dan konsumsi minuman beralkohol juga dapat menjadi penyebab.
Kondisi kesehatan lain juga dapat mengganggu kadar hormon normal sehingga menyebabkan ginekomastia, seperti gagal ginjal, gangguan pada organ hati, dan berbagai tumor (testis, kelenjar adrenal, dan kelenjar pituitari). Penyakit hipogonadisme, hipertiroidisme, penuaan, malanutrisi, dan kelaparan juga bisa menjadi penyebab ginekomastia.

Begitu pula dengan penggunaan produk-produk herba, seperti minyak lavender dan tea tree.
Ginekomastia dapat dicegah dengan memulai dan menjalani pola hidup sehat yang akan berpengaruh kepada keseimbangan hormon Anda.

Menghindari beberapa faktor risiko, seperti tidak menggunakan zat atau obat terlarang, konsumsi minuman beralkohol berlebih dapat membantu mengurangi risiko ginekomastia.
(Alodokter)
Oleh : Herbal Sunnah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s