Saudariku berhiaslah dengan iffah

jamaah_Ustadzah Ari Mardiah Joban_
‘Iffah secara bahasa : *Menahan*
Pengertian Iffah : Mensucikan diri , menahan diri dari hal 2 yang dibenci /diharamkan oleh Allah dan juga menahan diri dari meminta -minta kepada manusia.
Orang yang memiliki Iffah dapat menahan dan menguasai dirinya dari syahwat serta bersabar terhadap hal2 yang dibenci oleh Allah Subhanahu

wa Ta ‘ala.
Diantara dalil 2 yang menganjurkan kita untuk

memiliki sifat ‘iffah :

QS . An Nisaa : 6

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘ alaihi wasallam : Apa yang ada pada diriku dari kebaikan

( harta ) tidak ada yang aku simpan dari kalian . Dan barang siapa yg menahan diri dari meminta – minta, maka Allah akan menjaganya . Dan barang siapa yang merasa cukup , maka Allah akan memberi kecukupan kepadanya , dan barang siapa menyabarkan dirinya maka Allah akan menjadikannya sabar .

Tidaklah kalian diberi suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran .

( HR. Al -Bukhori no . 6470 dan Muslim no . 1053 )
Bentuk 2 ‘ Iffah :

1⃣ ‘ Iffah anggota tubuh

Contoh : Mulut , tdk bicara kecuali yg baik 2, tdk ghibah, namimah, dll
Mata , tdk melihat kecuali yang dihalalkan oleh Allah
Kemaluannya : hanya diberikan kepada orang yang berhak

2⃣ ‘ Iffah dalam mencari harta yang halal

Ada dua pertanyaan tentang harta , yaitu ” dari mana ” dan ” untuk apa ” Kecelakaan/musibah yang cukup besar jika orang2 tergelincir mengenai

dua pertanyaan tersebut.
Juga menjauhkan diri dari harta sedekah.

Hadist Anas bin Malik, Rasulullah Shallallahu

‘alaihi wasallam lewat dan menemukan kurma di jalan, beliau bersabda, ” Jika saya tidak takut kurma ini sedekah, maka niscaya kurma ini

akan saya makan ” .

( HR. Al -Bukhori )
Dalil yang menunjukkan ‘ iffah juga terdapat dalam QS . Al Baqarah: 273
Juga dianjurkan utk Qona ‘ ah.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘ alaihi wasallam , ” Sungguh telah beruntung, orang yang dalam keadaan Islam, yang diberi kecukupan rezeki dan Allah jadikan dia ( Qona ‘ah ) puas menerima seberapapun yang dianugerahkan Allah kepadanya.

3⃣ ‘ Iffah dari terjerumus perbuatan yang keji

Contoh :

Berusaha menjauhi dari hal2 yang mendatangkan fitnah
Pentingnya seorang wanita memiliki sifat Afiffah :

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘ alaihi wasallam ,

” Tidaklah aku meninggalkan sesuatu setelahku yang lebih berbahaya bagi laki2 dari seorang wanita” .

Wanita yang menjaga ‘ iffah akan terhindar dari kehancuran, dan akan baik pula masyarakatnya.
Sebab2 yang harus diperhatikan untuk menjadi wanita yang Afiffah :

1⃣ Berdo ‘a meminta pertolongan dan ketaqwaan kepada Allah Ta ‘ ala.

2⃣ Antusias , semangat dalam mengenakan hijab yang Syar’ i .
Diantara manfaat hijab adalah menjaga kehormatan dan kesucian seorang wanita .

” Yg demikian itu untuk lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. ”

( Qs. Al -Ahzab ayat 53) .
Hendaklah seorang wanita menutup perhiasannya dan tidak menampakkannya.

Sesungguhnya rumah juga merupakan hijab bagi seorang wanita . Sehingga dia tidak akan keluar kecuali karena ada kebutuhan.

Dalil : QS . Al -Ahzab: 33

3⃣ Tidak tunduk / berlemah lembut dalam berbicara

dengan yg bukan mahromnya

Dalil : QS . Al -Ahzab: 32

4⃣ Tidak bermaksiat baik ketika sendirian

5⃣ Tidak keluar rumah dengan menggunakan wewangian

6⃣ Memiliki rasa malu .
_Sabtu, 4 Muharram 1436 / 17 Oktober 2015_

_Ba’da Ashar – Selesai_

_Masjid Imam An-Nawawi_

_Yayasan Al -Hanif Perumnas_ _Cibeber – Cilegon_

*Banten*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s