Bagai hari pembalasan

patbeSelama satu bulan berpuasa, mampu menata jadwal makan kita..
Saat ini..
Seolah seluruh makanan ingin di coba..
Seakan semua hidangan hendak dipindahkan ke perut..
*_A. Jangan Berlebihan_*

Allah Ta’ala berfirman,
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلاَ تُسْرِفُوا
“Makan dan minumlah kalian, namun janganlah berlebih-lebihan..” [QS. Al-A’raf 31]
Yakni melebihi kadar kebutuhan..
*_B. Satu Lambung_*

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Orang mukmin makan dengan menggunakan satu lambung..
Adapun orang yang kafir makan dengan menggunakan tujuh lambung..”
[HR. al-Bukhari: 5393, Muslim: 2060]
Yaitu seorang yang beriman tidak akan memperturutkan syahwat perutnya..
Umar bin Khatthab radhiyallahu ‘anhu bertutur,
“Jauhilah kekenyangan karena akan membuat malas untuk shalat, bahkan badan pun menjadi sakit..”
Terbukti.. Masjid mulai ditinggal jama’ah Ramadhan-nya..
Tidak pernah kita mendengar ada orang menjadi sakit sebab berpuasa..
Namun kita mengetahui beberapa orang jatuh sakit karena kekenyangan..
Lebaran, bukan berarti lebarin badan..
Badan melebar jadi ‘tak karuan..
Melahap aneka makanan bagai ‘hari pembalasan’..
@sahabatilmu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s