Tahukah diri kita yang paling buruk

image

Sebuah kiriman bahan renungan dari seorang sahabat di grup wa sobat al jannah yang begitu menampar kesadaran diri. Astaghfirullah wa atuubuillaih

“Wahai Syaikh..!” ujar seorang pemuda,
“Manakah yang lebih baik, seorang muslim yang banyak ibadahnya tetapi akhlaqnya buruk ataukah seorang yang tak beribadah tapi amat baik perangainya pada sesama.”

“Subhaanallah, keduanya baik”, ujar sang Syaikh sambil tersenyum.

“Mengapa bisa begitu?”

“Karena orang yang tekun beribadah itu boleh jadi kelak akan dibimbing Allah untuk berakhlaq mulia bersebab ibadahnya.

Dan karena orang yang baik perilakunya itu boleh jadi kelak akan dibimbing Allah untuk semakin taat kepadaNya.”

“Jadi siapa yang lebih buruk?”, desak si pemuda.

Airmata mengalir di pipi sang Syaikh. “Kita Anakku”, ujar beliau.

“Kitalah yang layak disebut buruk sebab kita gemar sekali menghabiskan waktu untuk menilai orang lain dan melupakan diri kita sendiri.”
Beliau terisak-isak.

“Padahal kita akan dihadapkan pada Allah dan ditanyai tentang diri kita, bukan tentang orang lain.

Iklan

2 thoughts on “Tahukah diri kita yang paling buruk

  1. Kompassehat.com Juni 27, 2016 / 5:41 am

    Semoga kita sering-sering bersyukur dan selalu ingat sama yang di atas.

    • purwatiwidiastuti Juni 27, 2016 / 6:26 am

      aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s