Bolehkah wanita membawa anak shalat di masjid

image

Meskipun shalat wanita terbaik adalah di rumah tetapi jangan dilarang jika mereka ingin ke masjid dan membawa anak-anak mereka dengan syarat menjaga anak-anak dari menganggu jalannya shalat

Wanita hendaknya lebih banyak shalat tarawih di rumah mereka. Karena wanita shalat di rumah lebih baik daripada shalat di masjid.

Boleh membawa anak-anak  di masjid asalkan benar-benar di jaga agar tidak ribut dan menggangu orang shalat serta di awasi, atau dengan tehnik anak-anak disisipkan di sela-sela shaf orang dewasa

Jika bawa anak-anak, orang tua tidak boleh cuek, harus perhatikan terus, anaknya sedang apa? Apakah  ribut atau tidak di masjid, jika ribu maka segera beri pengertian dan bawa ke halaman masjid dll

Pertanyaan kepada syaikh Muhammad bin Ibrahim

“Apa hukum wanita dan anak-anak shalat tarawih di masjid?”

jawaban:

Janganlah engkau larang wanita membawa anak-anak ikut shalat ketika bulan Ramadhan (shalat tarawih). Terdapat dalil sunnah yang menunjukkan bahwa wanita membawa anak-anak mereka ke masjid di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Yaitu pada hadits.

“Ketika sedang shalat aku ingin memanjangkan shalat, akan tetapi aku mendengar tangisan bayi. Maka aku mempercepat shalat karena aku tahu ibunya merasa kesusahan dengan tangisannya.”

Hadits nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menggendong Umamah (cucu beliau) pada shalat wajib dan beliau mengimami manusia.

Akan tetapi hendaknya para ibu tetap menjaga masjid dari najis (kencing dan kotoran anak-anak) dan menjaga hak anak-anak misalnya hak tidur dan yang lain.

Perlu diketahui bahwa wanita hendaknya lebih banyak shalat tarawih di rumah mereka. Karena wanita shalat di rumah lebih baik daripada shalat di masjid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ مَسَاجِدِ النِّسَاءِ قَعْرُ بُيُوتِهِنَّ

“Sebaik-baik masjid bagi para wanita adalah diam di rumah-rumah mereka” (HR. Ahmad 6/297 dihasankan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth)

Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

صَلاَةُ الْمَرْأَةِ فِى بَيْتِهَا أَفْضَلُ مِنْ صَلاَتِهَا فِى حُجْرَتِهَا وَصَلاَتُهَا فِى مَخْدَعِهَا أَفْضَلُ مِنْ صَلاَتِهَا فِى بَيْتِهَا

“Shalat seorang wanita di rumahnya lebih utama baginya daripada shalatnya di pintu-pintu rumahnya, dan shalat seorang wanita di ruang kecil khusus untuknya lebih utama baginya daripada di bagian lain di rumahnya” (HR. Abu Daud no. 570 dishahihkan oelh Syaikh Al Albani)

Dan tinggal rumah adalah fitrah bagi wanita dan merupakan perintah dari Allah. Allah Ta’ala berfirman,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

“Dan tinggallah kalian di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berdandan sebagaimana dandan ala jahiliah terdahulu” (Qs. Al Ahzab: 33).

Bahkan shalat di rumah mereka (sahabiyah) lebih baik daripada shalat di masjid Nabawi yang pahalanya 1000 kali lipat dari masjid biasa. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَلَاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ صَلَاةٍ أَوْ كَأَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ

“Shalat di masjidku ini seribu kali lebih utama dari shalat di tempat lainnya, kecuali Masjidil Haram” (HR Al Bukhari no. 1133; Muslim no. 1394)

Dan hendaknya wanita jika shalat ke masjid menjaga adab-adab, jangan menimblkan fitnah bagi laki-laki misalnya berdandan jahiliyah dan memakai parfum yang berlebihan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا امْرَأَةٍ أَصَابَتْ بَخُورًا فَلاَ تَشْهَدْ مَعَنَا الْعِشَاءَ الآخِرَةَ

“Wanita mana saja yang memakai harum-haruman, maka janganlah dia menghadiri shalat Isya’ bersama kami” (HR. Muslim no. 444).

Jika para wanita memperhatikan adab-adab ini dan ingin sekali-kali shalat dimasjid maka hendaknya jangan dilarang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَمْنَعُوا نِسَاءَكُمُ الْمَسَاجِدَ إِذَا اسْتَأْذَنَّكُمْ إِلَيْهَا

“Janganlah kalian menghalangi istri-istri kalian untuk ke masjid. Jika mereka meminta izin pada kalian maka izinkanlah dia” (HR. Muslim no. 442).

 
Selengkapnya baca ا:

http://muslimah.or.id/ramadhan/bolehkah-bagi-wanita-membawa-anak-anak-ikut-shalat-tarawih-di-masjid.html

Penyusun: Raehanul Bahraen

Add Pاn BB muslimafiyah.com 5FA776FE
Telegram (klik): bit.ly/muslimafiyah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s