Tips makan daging

image

“Mau nggak ya paklik memelihara kambing” tanyaku pada ayahku
“Ya besuk kita tanyakan” jawab ayahku
“Kalau mau, biar pelihara dua ekor” kataku mantab
“Yang susah nyari rumputnya dikota” kata ayahku
“Lhaa itu halamannya luas dan banyak rumput, khan paklik ga perlu nyabuti, biar dimakan kambing” kataku antusias
“Kambing doyan daun pisang nggak” tanyaku
“Daun pisang ya doyan, daun singkong juga doyan” jawab ayahku.
“Naah, pas khan, kalau paklik panen pisang, daunnya bisa buat makan kambing” kataku bersemangat
“Nanti pada lebaran haji, kambingnya diqurbankan” kataku lagi

Itu percakapanku dengan ayahku tadi sore diteras kamarku sambil memandang tanaman tin yang mulai banyak tunasnya.

Bulan Ramadhan juga masih sebulan, aku sudah antusias membahas berqurban di idhul adha, yang identik dengan banyak makan daging. Bagaimana caranya agar aman mengkonsumsi daging, terutama selama idhul adha.

Mau tidak mau, ketika Idhul Adha pasti kita akan makan daging. Karena shahibul qurban memang disarankan memakan daging yang diqurbankan.

Berikut beberapa tips kesehatan agar ketika memakan daging atau “pesta daging” tidak menimbulkan permasalahan kesehatan.

Bagi yang mempunyai riwayat hipertensi atau penyakit pencernaan, sebaiknya makan secukupnya dan tidak larut dalam “pesta daging”

Kemudian memilih beberapa makanan yang olahannya baik, misalnya sudah banyak makan sate, jangan tambah lagi makan gulai.

Cari yang bahan tambahannnya tidak menimbulkan masalah kesehatan seperti minyak, santan, rempah-rempah.

Lebih baik adalah daging dengan olahan dalam bentuk sop.

Hindari yang berlemak, misalnya sate dengan lemak dan sop atau gulai yang ada lemaknya.

Begitu juga dengan manisan dan minuman yang manis-manisKonsumsi juga buah dan sayuran. Misalnya mentimun, tomat dan wortel. Buah-buahan bisa mengimbangi jumlah kalori yang berlebihan.

Jangan lupa berolahraga, dengan olahraga maka aliran darah menjadi lancar dan tentunya bisa membuang kelebihan kalori yang ditimbulkan ketika memakan daging kambing olahan.

Bagi yang menderita hipertensi yang cukup parah, sebaiknya hanya mencicipi saja atau jika ada daging yang lain misalnya ikan atau ayam, hendaknya dialihkan pada daging jenis ini.

Dan yang paling penting adalah mengingat bahwa hipertensi adalah penyakit pola hidup, dan terapinya secara kedokteran tidak hanya obat saja tetapi juga memperbaiki pola hidup.

Hendaknya kita jangan makan berlebihan dan menjaga apa yang kita makan.

Sebagaimana yang diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda,

ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas” (HR At-Tirmidzi , di-shahih-kan oleh Al-Albani dalam As-Silsilah Ash-Shahihah 2265)

Demikian semoga bermanfaat.

Penulis: dr. Raehanul Bahraen
Artikel Muslimah.Or.Id

[ Sumber :  http://muslimah.or.id/kesehatan-muslimah/tips-sehat-setelah-makan-daging.html ]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s