Bagaimana harus mengatur porsi makan selama Ramadhan

Menu makan siang“Kau diet ya” tanya kakakku

“Nggak tuuh” jawabku

“Kenapa memangnya” tanyaku

“Kelihatan kurus” jawab kakakku

Yaaaa…..kakaku orang pertama dibulan lalu yang mengatakan aku kurus, disusul kemudian kolegaku dan terakhir sahabatku. Aku tidak mengurangi porsi makan ataupun hilang nafsu makan, tetapi memang sekarang aku sering membawa bekal buah yang kumakan saat terasa lapar dan yang pasti porsi olahragaku kutambah setelah hasil tes osteoporosisi bulan lalu menunjukkan diriku berasa di area kuning alias waspada. Naaah dalam rangka meningkatkan kewaspadaan akan kemungkinan datangnya osteoporosis itulah aku ngemil buah dan menambah porsi olahraga.

Sekarang yang harus kucari adalah cara mengatur porsi makan selama Ramadhan yang akan datang sebulan lagi. Tahun lalu sudah kuposting cara mengatur porsi makan selama bulan puasa…https://purwatiwidiastuti.wordpress.com/2015/06/11/bagaimana-mengatur-porsi-makan-selama-puasa/

Namun kali ini aku harus mengatur ulang, mengingat keinginanku untuk tidak berkurang bobot selama puasa agar aku tidak semakin kurus. Kalaupun bobot berkurang selama puasa maka sebulan ini aku harus bisa menaikkan bobot 2-3 kg, agar tidak terlalu kurus.

Yang jelas baru kupikir adalah upaya untuk rajin dan tertib makan nasi sehabis sholat tarawih, mengingat selama ini aku jarang bahkan hampir tidak makan nasi saat berbuka. Nasi hanya kukonsumsi saat sahur, itupun tidak banyak karena aku lebih banyak mengkonsumsi minum selama sahur.

Semoga puasa kali ini bisa lebih baik dari puasa tahun lalu. Aamiin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s