Apa dan bagaimana bayi tabung

image

Bismillaah….

BAYI TABUNG DAN FAKTOR PENGHAMBAT MOMONGAN…

Bayi tabung kembali menjadi perbincangan. Salah satu pemicunya, teknologi time-lapse yang memungkinkan kita mengamati perkembangan embrio melalui monitor mulai dari tahap pembuahan (fertilisasi) sampai embrio tahap blastosis (membelah menjadi ratusan sel). Tujuannya, menyeleksi embrio lebih lanjut dengan menilai perkembangannya. Penilaian dilakukan dengan mengamati pembelahan sel embrio sehingga perkembangan (atau pembelahan) sel yang tidak normal segera dapat diketahui.

Topik ini menggema disertai ulasan faktor-faktor yang membuat pasangan suami istri susah beroleh keturunan.  Ada banyak hal yang patut suami dan istri pahami tentang hal ini. Harus diakui, isu yang satu ini supersensitif. Satu tahun menikah dan belum beroleh keturunan misalnya, dianggap masih wajar. Padahal, dalam pandangan medis itu bisa dipandang sebagai gejala infertilitas atau kurang subur.

Pasangan suami istri dikatakan infertil jika istri belum hamil setelah melakukan hubungan suami istri secara teratur tanpa memakai kontrasepsi selama satu tahun.

Kehamilan terjadi dengan syarat berikut :

1. Pasangan suami istri melakukan hubungan seksual yang normal

2. Kondisi sperma suami sehat dan normal

3. Sel telur dan ovulasi istri sehat dan normal

4. Rahim dan dinding rahim istri sehat dan normal

5. Saluran telur atau tuba falopi istri sehat dan normal.

Banyak faktor yang menyebabkan pasangan suami istri tak kunjung beroleh keturunan. Di antaranya, kurang subur dan gaya hidup.
10%-11% pasangan usia subur mengalami masalah inferrilitas.
Penyebabnya bisa dari pihak suami, pihak istri, atau kedua pihak, atau penyebab yang tidak diketahui. Sayang, masih banyak pasangan suami istri enggan memeriksakan kesuburan dan menelusuri penyebab mengapa belum memiliki keturunan.

Faktor pemicu infertilitas wanita di antaranya :

1. Gangguan ovulasi

2. Gangguan hormon

3. Kelainan endometrium uterus (lapisan terdalam rahim serta tempat menempelnya ovum yang telah dibuahi)

4. Masalah di tuba falopi (saluran yang sangat halus, penghubung ovarium dan rahim)

5. Gangguan pada membran perut seperti endometriosis (radang dalam bentuk pertumbuhan jaringan endometrium yang disertai perambatan pembuluh darah hingga menonjol keluar rahim, menyebabkan nyeri pada panggul).

Sebenarnya masih banyak lagi penyebab lainnya.

Sementara pada pria, penyebab infertilitas tidak kalah kompleks.
Yakni :

1. Jumlah sperma sedikit

2. Gerak sperma lambat

3. Sperma terlalu encer

4. Bentuk sperma yang abnormal

5. Motilitas atau gerak sperma yang abnormal

6. Kelainan bawaan

7. Ada juga yang spermanya tidak ada

8. Gaya hidup seperti kebiasaan merokok, mengkonsumsi kafein dan alkohol.

Jika anda dan pasangan kesulitan mendapatkan momongan, cobalah menjalani test kesuburan, lalu konsultasikan hasilnya dengan dokter kandungan. Apabila setelah berkonsultasi, anda tergerak menjalani program bayi tabung, anda patut mencermati 2 metode bayi tabung berikut ini :

1. In Vitro Fertilization (IVF) konvensional, tehnik rekayasa reproduksi dengan mempertemukan sel telur (oosit) matang dari istri dengan spermatozoa dari suami di luar tubuh manusia agar terjadi fertilisasi

2. Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI), tehnik rekayasa reproduksi dengan menyuntikkan satu spermatozoa langsung ke dalam sitoplasma oosit agar terjadi fertilisasi.

Namun sangat disayangkan, biaya bayi tabung di Indonesia saat ini terlalu mahal, minimal 100 juta keatas.

Sumber :
Journal Intern Obgyn RSCM, Agt/2012

🌰🌰🌰🌰🌰

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s