Berapakah lama dan frekuensi menyusui

dik Naifa“Lagi ngapain” sapa temanku

“niih lagi nyiapin bahan” jawabku

“Mau keluar kota ya” tanyanya kemudian

“Iya, jadwal selasa kemarin yang tertunda” jawabku sambil senyum

“Oke, kalau gitu aku cepat saja” jawabnya

“Ini ada yang harus kuganti karena ada yang salah” katanya

“Lhooo belum dibuka yaa” lanjutnya saat melihat amplop yang dia kirim kemarin sore masih tertutup rapi di meja kerjaku

“Ok, kalau begitu tidak salah, langsung kuganti saja” katanya sambil membuka amplop itu dan menyelipkan satu kertas di tengah dan mencabut kertas yang lainnnyaNaifa

Tak lama kemudian temanku berlalu ke meja temanku yang lain dan aku melanjutkan mempersiapkan bahan presentasi besuk pagi. Saat siang sudah selesai dan kuemail ke kolega untuk diproses lanjut, akupun membuka blog dan menulis artikel serial menyusui ini. Kali ini tentang berapa lama dan frekuensi menyusui itu.

Sebaiknya bayi disusui on demand (sesuai keinginan bayi), karena bayi akan menentukan sendiri kebutuhannya. Ibu harus menyusui bayinya bila bayinya menangis bukan karena sebab lain (pipis, BAB, kepanasan/kedinginan, atau sekedar ingin didekap) atau ibu sudah merasa perlu menyusui bayinya. Bayi yang sehat dapat mengosongkan satu payudara sekitar 5-7 menit dan ASI dalam lambung bayi akan kosong dalam waktu 2 jam. Pada awalnya bayi akan menyusu dengan jadwal yang tak teratur dan akan mempunyai pola tertentu setelah 1-2 minggu kemudian.

NaifaMenyusui yang dijadwal akan berakibat kurang baik, karena isapan bayi sangat berpengaruh pada rangsangan produksi ASI selanjutnya. Dengan menyusui nir-jadwal sesuai kebutuhan bayi, akan mencegah timbulnya masalah menyusui. Ibu yang bekerja diluar rumah dianjurkan agar lebih sering menyusui pada malam hari. Bila sering disusukan pada malam hari akan memacu produksi ASI.

Untuk menjaga keseimbangan besarnya kedua payudara, maka sebaiknya setiap kali menyusui harus dengan kedua payudara. Usahakan menyusui sampai payudara terasa kosong, agar produksi ASI menjadi lebih baik. Setiap kali menyusui dimulai dengan payudara yang terakhir disusukan.

Gunakan bra menyusui yang dapat menyangga payudara dengan nyaman, tetapi tidak boleh ketat.

Semoga bermanfaat

Sumber :  Dr. Z. Ichsan Ambiar, Sp OGNaifa bobok

Journal Kedokteran, edisi 11/September 2008.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s