Bagaimana cara menyusui

Naifa“kakak, ibu ambilkan batal untuk adik”

“Mana” kata sang kakak

“itu yang dikamar” jawab di ibu

“ini” jawab sang kakak sambil menyodorkan batalnya kepada ibunya

Itu sepenggal percakapan ibu dan anak sulung saat hendak memberi ASI atau menyusui si dedek, adik bayi.

Aku ingat saat dik Naifa mau menyusu pertama kali, ibunya kebingungan mencari bantal yang pas sebagai bantalan si adik. Ya tidak sedikit memang yang repot menempatkan bantal dibawah si dedek.

Bagaimana tehnik menyusui yang bisa diikuti ibu-ibu muda dengan jelas dan mudah. Berikut beberapa langkah yang bisa dijadikan panduan.

 

Posisi Dan Pelekatan Menyusui

 

Ada berbagai macam posisi menyusui. Cara menyusui yang tergolong biasa dilakukan, adalah dengan duduk, berdiri, atau berbaring. Ada posisi khusus yang berkaitan dengan situasi tertentu seperti ibu pasca operasi caesar. Bayi diletakkan disamping kepala ibu dengan kaki diatas. Menyusui bayi kembar dengan cara seperti memegang bola. Kedua bayi disusui  bersamaan, di payudara kiri dan kanan. Pada ASI yang memancar penuh, bayi ditengkurapkan diatas dada ibu, tangan ibu sedikit menahan kepala bayi, dengan posisi ini maka bayi tidak akan tersedak.

 

Langkah-Langkah Menyusui Yang Benar

  1. Sebelum menyusui, ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan pada puting susu dan areola sekitarnya. Cara ini mempunyai manfaat sebagai desinfektan dan menjaga kelembutan puting susu.
  1. Bayi diletakkan menghadap perut ibu/payudara.
  • Ibu duduk dan berbaring santai. Bila duduk lebih baik menggunakan kursi yang rendah agar kaki ibu tidak tergantung dan punggung ibu bersandar pada sandaran kursi.
  • Bayi dipegang dengan satu lengan, kepala bayi terletak pada lengkung siku ibu dan bokong bayi terletak pada lengan. Kepala bayi tidak boleh tertengadah dan bokong bayi ditahan dengan telapak tangan ibu.
  • Satu tangan bayi diletakkan dibelakang badan ibu dan yang satu didepan.
  • Perut bayi menempel dibadan ibu, kepala bayi menghadap payudara (tidak hanya membelokkan kepala bayi).
  • Telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus.
  • Ibu menatap bayi dengan kasih sayang.
  1. Payudara dipegang dengan ibu jari diatas dan jari yang lain menopang dibawah. Jangan menekan puting susu atau areolanya saja.
  1. Bayi diberi rangsangan untuk membuka mulut (rooting reflex) dengan cara :
  • Menyentuh pipi dengan puting susu.
  • Menyentuh sisi mulut bayi.
  1. Setelah bayi membuka mulut dengan cepat kepala bayi didekatkan ke payudara ibu dengan puting serta areola dimasukkan ke mulut bayi.
  • Usahakan sebagian besar areola dapat masuk kedalam mulut bayi sehingga puting susu berada dibawah langit-langit dan lidah bayi akan menekan ASI keluar dari tempat penampungan ASI yang terletak dibawah areola.
  • Setelah bayi mulai menghisap, payudara tak perlu dipegang atau disangga bayi.
  1. Melepas Isapan Bayi

Setelah menyusui pada satu payudara sampai terasa kosong, sebaiknya ganti menyusui pada payudara yang lain.

Cara melepas isapan bayi :

  • Jari kelingking ibu dimasukkan ke mulut bayi melalui sudut mulut.
  • Dagu bayi ditekan kebawah.
  1. Menyusui berikutnya mulai dari payudara yang belum terkosongkan (yang dihisap terakhir).
  1. Setelah selesai menyusui, ASI dikeluarkan sedikit kemudian dioleskan pada puting susu dan areola sekitarnya. Biarkan kering dengan sendirinya.
  1. Menyendawakan bayi adalah mengeluarkan udara dari lambung supaya bayi tidak muntah/gumoh setelah disusui. Cara menyendawakan bayi :
  • Bayi digendong tegak dengan bersandar pada bahu ibu, kemudian punggungnya ditepuk perlahan-lahan.
  • Bayi tidur tengkurap dipangkuan ibu, kemudian punggungnya ditepuk perlahan-lahan.

Semoga bermanfaat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s