Tahukah berimbang itu cantik dan cantik itu sehat

umbul pomggok“Adakah buku kecantikan ala pengarang buku tehe miracle of enzyme” tanyaku pada mbak cantik penjaga rak buku di took buku langgananku. Saya mbak Ari kenalanku saat gempa sudah tidak di took itu dan nomer barunya aku tidak tahu. Biasanya kalau ada mbak Ari, aku hanya kirim SMS dan dia akan mencarikan dan kalau sudah ketemu sorenya setelah pulang kerja aku mampir untuk mengambilnya

“Siapa pengarangnya” tanyanya

“Waduh aku lupa” jawabku sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal

“Sebentar ya, saya carikan di computer” jawabnya kemudian

Aku menunggunya sambil melihat-lihat beberapa buku di rak depanku sambil mencari-cari siapa tahu bukunya ada didepanku.

“Tidak ada” jawab mbak penjaga buku yang aku lupa menanyakan namanya

“Ini juga bagus” sambil mengambil buku dengan judul The Tao Beauty Power

“Hmmm..terima kasih” jawabku tidak bersemangat sambil menerima buku yang disodorkannya padaku

“Kalau begitu adakah buku the miracle of Enzim” tanyaku mengatasi kekecewaanku karena tidak menemukan buku yang kucari

“Sebentar, saya carikan dulu ya” jawab mbak penjaga buku

“Ya” jawabku sambil kembali melihat-lihat buku di rak. Dan karena memang tidak ada yang menarik pandanganku akhirnya aku melihat buku yang kupegang yang tadi disodorkan mbak penjaga

“Ini bukunya tinggal satu” jawab mbak penjaga sambil menyodorkan buku the miracle of enzim. Ternyata covernya beda dengan buku yang kubeli sebelumnya, yang dipinjam tetanggaku sudah beberapa tahun lalu dan tidak kembali sampai dengan saat ini.

“Oke mbak, aku ambil dan sekalian dengan buku ini ya” kataku sambil menyodorkan 2 buku pilihan itu kepada mbak penjaga

Itu percakapanku dengan mbak penjaga buku di toko buku langgananku beberapa hari lalu saat mencari buku the miracle of endhorpin. Buku yang menarik dengan pengarang yang sama dengan judul buku yang mirip yaitu the miracle of enzim. Sepertinya buku-buku dengan awalan judul “the miracle” laris, apakah orang-orang mulai lelah dengan yang biasa-biasa sehingga cenderung mencari keajaiban…hmmmm aku tidak tahu…dan apakah aku termasuk salah satu diantaranya….hmmmm mungkin juga yaaa….

 

Karena tidak ada bahan bacaan sore hari, maka akhirnya buku The tao of beauty power yang kubeli atas saran mbak penjaga buku kubaca juga, meski dengan semangat tidak penuh 🙂

Ternyata judul-judul babnya lumayan menggoda, bab 1 diawali dengan judul berimbang itu cantik, cantik itu sehat….hmmm….menarik juga yaaa…..

Ternyata penulis buku Helen Lee adalah mantan model Amerika berdarah china, sehingga isi buku itu berdasar pengalaman hidupnya sebagai model dan sebagai orang china yang mengagungkan pengobatan ala timur. Dan berimbang adalah kunci kecantikannya.

Ya berimbang kalau selama ini kubaca sebagai gaya hidup sehat berarti seimbang antara pola makan, pola gerak dan pola istirahat, sedangkan kalau menurut Helen Lee seimbang itu adalah keseimbangan antara yin dan yang.

Semua kekuatan hidup di bagi menjadi yin dan yang. Daya tarik dan daya tolak dari kekuatan yang berlawanan itu, seperti dua sisi kutub magnet, memungkinkan terjadinya pergerakan dan perpindahan. Gerakan ini member energy Chi bagi semua kehidupan. Yin dan yang mungkin bisa menyebabkan perpindahan Chi, namun tergantung pada diri kita untuk menjaga dan mengontrol alirannya saat berpindah didalam tubuh.

Suasana tenang termasuk yin, hingar binger yang. Damai dan stabilitas adalah yin, perang dan aktivitas adalah yang, energy dingin  adalah yin dan sebaliknya energy panas adalah yang. Semua yang hidup, termasuk tubuh kita selalu dalam perubahan konstan yang diakibatkan interaksi yin dan yang. Banyak factor yang menyebabkan perubahan itu, misalnya apa yang masuk dalam tubuh kita lewat mulut, level aktivitas atau non aktivitas kita, stress pekerjaan, hingga kondisi cuaca. Saat ini kondisi kita yin, mungkin besuk ganti yang. Kita umumnya mengikuti pola perubahan itu.

Dan hari ini aku benar-benar merasakan perubahan itu, kemarin yang masuk lewat mulutku banyak mengandung energy panas, sehingga tadi pagi aku bangun dengan suara serak, menurut buku yang kubaca serak dipagi hari bisa merupakan salah satu tanda kita kelebihan energy panas. Maka setelah selesai sholat subuh aku melakukan peregangan otot sekitar 20 menit, sebelum kemudian meluncur ke kolam renang, entah karena kondisi pagi yang lebih dingin dari sebelumnya, setelah selama satu jam aku bermain air, aku merasakan tanganku mulai kedinginan dan terlihat kulit jari jemariku berkerut, maka aku segera melakukan pendinginan dengan menepi dan senam di tepi kolam, bersin-bersin berlanjut sampai aku sampai di kantor, sehingga agak mengganggu sholat dhuhaku karena khawatir saat sujud ada yang menetes. Tapi kini kondisi tubuhku sudah kembali berimbang antara yin dan yang, tanganku sudah mulai hangat, aku tidak serak dan bersin-bersin sudah hilang.

Semoga bermanfaat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s