Apakah manfaat pemberian ASI

“Dik Naifa sudah di sapih” tanya adikku

“Belum” jawab ibunya

“Lhoo khan sudah 2 tahun” jawab adikku

“Iya, sebentar lagi” jawabnya

“Nanti kalau terlalu lama susah menyapihnya” jelas adikku

“Iya, sebentar lagi, kasihan dia khan barusan sakit” jawabnya lagi

 

Yaa, dik Naifa barusan batuk dan pilek, bahkan sampai demam, jadi tidak tega kalau melihat dia langsung harus di sapih atau berhenti minum ASI. Butuh waktu beberapa saat lagi sampai badannya pulih untuk kemudian di sapih. Sebenarnya apa siiih manfaat pemberian ASI itu.

 

Untuk Bayi

 

  • Pemberian ASI merupakan metode pemberian makan bayi yang terbaik, terutama pada bayi umur kurang dari 6 bulan, selain juga bermanfaat bagi ibu. ASI mengandung semua zat gizi dan cairan yang dibutuhkan untuk memenuhi seluruh gizi bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya.
  • Pada umur 6 – 12 bulan, ASI masih merupakan makanan utama bayi, karena mengandung lebih dari 60% kebutuhan bayi. Guna memenuhi semua kebutuhan bayi, perlu ditambah dengan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI).
  • Setelah umur 1 tahun, meskipun ASI hanya bisa memenuhi 30% dari kebutuhan bayi, akan tetapi pemberian ASI tetap dianjurkan karena masih memberikan manfaat.
  • ASI disesuaikan secara unik bagi bayi manusia, seperti halnya susu sapi adalah yang terbaik untuk sapi.
  • Komposisi ASI ideal untuk bayi.
  • Bayi ASI memiliki kekebalan lebih tinggi terhadap penyakit. Contohnya, ketika si ibu tertular penyakit (misalnya melalui makanan seperti gastroentretis atau polio), antibodi sang ibu terhadap penyakit tersebut diteruskan kepada bayi melalui ASI.
  • Bayi ASI lebih bisa menghadapi efek kuning (jaundice). Level bilirubin dalam darah bayi banyak berkurang seiring dengan diberikannya kolostrum dan mengatasi kekuningan, asalkan bayi tersebut disusui sesering mungkin dan tanpa pengganti ASI.
  • ASI selalu siap sedia setiap saat bayi menginginkannya, selalu dalam keadaan steril dan suhu susu yang pas.
  • Dengan adanya kontak mata dan badan, pemberian ASI juga memberikan kedekatan antara ibu dan anak. Bayi merasa aman, nyaman dan terlindungi, dan ini mempengaruhi kemapanan emosi si anak di masa depan.
  • Apabila bayi sakit, adalah makanan yang terbaik untuk diberikan karena sangat mudah dicerna. Bayi akan lebih cepat sembuh.
  • Bayi prematur lebih cepat tumbuh apabila mereka diberikan ASI perah. Komposisi ASI akan teradaptasi sesuai dengan kebutuhan bayi, dan ASI bermanfaat untuk menaikkan berat badan dan menumbuhkan sel otak pada bayi prematur.
  • Menyusui bukanlah sekedar memberi makan, tapi juga mendidik anak. Sambil menyusui, eluslah si bayi dan dekaplah dengan hangat. Tindakan ini sudah dapat menimbulkan rasa aman pada bayi, sehingga kelak ia akan memiliki tingkat emosi dan spiritual yang tinggi. Ini menjadi dasar bagi pertumbuhan manusia menuju sumber daya manusia yang baik dan lebih mudah untuk menyayangi orang lain.

 

Untuk Ibu

  • Hisapan bayi membantu rahim menciut, mempercepat kondisi ibu untuk kembali ke masa pra-kehamilan dan mengurangi resiko perdarahan.
  • Lemak di sekitar panggul dan paha yang ditimbun pada masa kehamilan pindah ke dalam ASI, sehingga ibu lebih cepat langsing kembali.
  • Penelitian menunjukkan bahwa ibu yang menyusui memiliki resiko lebih rendah terhadap kanker rahim dan kanker payudara.
  • ASI lebih hemat waktu karena tidak usah menyiapkan botol susu, dot, dan sebagainya.
  • ASI lebih praktis karena ibu bisa jalan-jalan ke luar rumah tanpa harus membawa banyak perlengkapan seperti botol, kaleng susu formula, termor air, dan sebagainya.
  • ASI lebih murah, karena tidak usah selalu membeli susu kaleng dan perlengkapannya.
  • ASI selalu bebas kuman, sementara campuran susu formula belum tentu steril.
  • Penelitian medis juga menunjukkan bahwa wanita yang menyusui bayinya mendapat manfaat fisik dan manfaat emosional.
  • ASI tak bakalan basi. ASI selalu diproduksi oleh pabriknya di wilayah payudara, bila gudang ASI telah kosong. ASI yang tidak dikeluarkan akan diserap kembali oleh tubuh ibu. Jadi, ASI dalam payudara tak pernah basi dan ibu tak perlu memerah dan membuang ASI-nya sebelum menyusui.

Untuk Keluarga

  • Tidak perlu uang untuk membeli susu formula, botol susu, minyak tanah untuk merebus air, dan peralatan lain.
  • Bayi sehat berarti keluarga mengeluarkan biaya lebih sedikit (hemat) dalam perawatan kesehatan dan berkurangnya kekhawatiran bayi akan sakit.
  • Menghemat waktu keluarga bila bayi lebih sehat.
  • Memberikan ASI pada bayi (meneteki) berarti menghemat tenaga bagi keluarga, sebab ASI selalu siap tersedia.
  • Lebih praktis saat akan bepergian, tidak perlu membawa botol, susu formula, termos air, dan sebagainya.

 

Masyarakat dan Negara

  • Menghemat devisa negara karena tidak perlu mengimport susu formula dan peralatan lain untuk persiapannya.
  • Bayi sehat membuat negara lebih sehat.
  • Terjadi penghematan pada sektor kesehatan karena jumlah bayi sakit lebih sedikit.
  • Memperbaiki kelangsungan hidup anak dengan menurunkan tingkat kematian anak.
  • Melindungi lingkungan karena mengurangi pohon yang digunakan sebagai kayu bakar untuk merebus air dan peralatannya.
  • ASI adalah sumber daya yang terus menerus diproduksi dan baru.

 

Semoga bermanfaat

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s