Apa dukungan yang diperlukan dalam pemberian ASI

“mau dikasih minum sekarang” tanyaku

“iya” jawab keponakanku

“ini bantalnya” jawabku sambil menyidirkan bantal untuk tumpuan

“terima kasih” jawab keponakanku

“Ayoo dik, minum dulu” kata keponakanku pada putrinya

 

Ya….diawal-awal memberi ASI dia masih kaku melakukannya sehingga bantuan orang disekeliling sangat mempermudah dia melakukan pemberian ASI pada putrinya. Untungnya keponakanku cepat belajar sehingga sebentar kemudian dia sudah trampil memberi ASI pada putrinya yang mungil dan cantik. Apa sajakah dukunyan yang bisa diberikan untuk membantu ibu menyusui bayinya. Berikut aku kopaskan sharing artikel di grup kesehatan yang kuikuti.

Peranan awal dalam mendukung pemberian ASI adalah :

 

  1. Meyakinkan bahwa bayi memperoleh makanan yang mencukupi dari payudara ibunya.

 

  1. Membantu ibu sedemikian rupa sehingga ia mampu menyusui bayinya sendiri.

 

Dukungan dalam pemberian ASI, dengan :

 

  1. Membiarkan bayi bersama ibunya segera sesudah lahir selama beberapa jam pertama.

 

  1. Mengajarkan cara merawat payudara yang sehat pada ibu untuk mencegah masalah umum yang timbul.

 

  1. Membantu ibu pada waktu pertama kali memberi ASI.

 

  1. Menempatkan bayi didekat ibu pada kamar yang sama (rawat gabung).

 

  1. Memberikan ASI pada bayi sesering mungkin.

 

  1. Memberikan kolustrum dan ASI saja.

 

  1. Menghindari susu botol dan “dot empeng”.

 

Bayi mulai menyusu sendiri segera setelah lahir, sering disebut dengan inisiasi menyusu dini (early initiation) atau permulaan menyusu dini. Hal ini merupakan peristiwa penting, dimana bayi dapat melakukan kontak kulit langsung dengan ibunya dengan tujuan dapat memberikan kehangatan.

Selain itu, dapat membangkitkan hubungan/ikatan antara ibu dan bayi. Pemberian ASI seawal mungkin lebih baik, jika memungkinkan paling sedikit 30 menit setelah lahir.

Membantu ibu segera untuk menyusui bayinya setelah lahir sangatlah penting. Semakin sering bayi menghisap puting susu ibu, maka pengeluaran ASI juga semakin lancar. Hal ini disebabkan, isapan bayi akan memberikan rangsangan pada hipofisis untuk segera mengeluarkan hormon oksitosin yang bekerja merangsang otot polos untuk memeras ASI. Pemberian ASI tidak terlepas dengan teknik atau posisi ibu dalam menyusui.

Semoga bermanfaat

Iklan

2 thoughts on “Apa dukungan yang diperlukan dalam pemberian ASI

  1. bosaos Maret 30, 2016 / 4:51 pm

    Bagus… bermanfaat

    • purwatiwidiastuti April 8, 2016 / 7:06 am

      bosaos,
      terima kasih kunjungan dan komentarnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s