Bagaimana cara nurunin berat badan untuk penderita gagal ginjal

Mbak Lastri, Lina dan Weni“Aku bingung niih disuruh nurunin berat badan” kata bu guruku ngaji
“Lhaa memang kenapa” tanyaku
“Iya, tiap kali cuci mesti narik cairan dulu 3 liter” katanya
“Padahal sebaiknya maksimal 2 liter saja” jelasnya lagi
“Lhaa padahal khan sudah nggak banyak minum to” tanyaku
“Iya, tapi khan dari kuah dan buah khan ada cairannya juga” jawab bu guru
“Ya sudah diet diperbanyak buahnya” kataku
“Lhaa buah khan hampir semua berkalium dan berair” jawab guruku
“Iya juga yaa” kataku bingung
“Kalau begitu diperbanyak sayur” kataku kemudian
“Sayur khan kaya serat, nah serat itu yang akan mengurangi lemak” paparku
“Lhaa kalau aku memperbanyak sayur, buah harus dikurangi, begitu pula sebaliknya” kata bu guru
“Dan aku juga tidak boleh banyak mengkonsimsi sayur berwarna hijau” imbuh bu guru
“Waduuh bingung juga yaa” responku bener-bener bingung

Yaaa, bu guruku ngaji sebenarnya bobot sudah turun 20kg sejak beliau didiagnosis gagal ginjal 5 tahun lalu. Setahun lalu sempat bobotnya dibawah 50 kg, tapi katanya badan tidak nyaman untuk beraktivitas, sehingga dinaikkan lagi. Risikonya ketija bobot tubuhnya naik, cairan yang tersimpan ditubuhnya juga bertambah, dan cairan itu harus dikeluarkan sebelum dilakukan cuci darah atau hemodialisis.

Ada temannya cuci darah yang terkena demam berdarah, ini jadi dilema. Sebagai pasien DB harus banyak mengkonsumsi cairan, sedangkan sebagai pasien gagal ginjal tidak boleh banyak mengkonsumsi cairan. Akibatnya badannya bengkak karena terlalu banyak cairan ditubuhnya, sehingga biasanya cuma cuci darah 2x seminggu terpaksa menjadi 3x seminggu untuk menghilangkan bengkak akibat kelebihan cairan.

Naah bu guruku termasuk pasien yang sangat patuh, sehingga sering dijadikan sampling penelitian tentang rumah sakit, pasien maupun hemodialisis. Dilain sisi karena kepatuhannya pula, kulit bu guru menjadi lebih bersih berkebalikan dengan kulit pasien penderita gagal ginjal yang pada umumnya menjadi kering dan hitam.

Hanya untuk urusan berat badan, ini yang menjadi masalah belum terpecahkan. Karena porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi susah jauh berkurang. Mungkin ada satu lagi yang perlu dilakukan yaitu menambah porsi olahraga. Yaa olahraga.

Tetapi memang harus dipilih olahraga ringan dan aman, jangan sampai overdosis dan jatuh. Karena kalau jatuh sangat berbahaya. Pasien gagal ginjal yang bisa melewati masa 5 tahun, penyakit yang mengancam kemudian adalah osteoporosis, makanya harus dihindari olahraga yang kemungkinan besar bisa jatuh.

Semoga bu guru cepat bisa menemukan kombinasi makan dan olahraga yang efektif menurunkan berat badannya.Mbak Lastri, Lina dan Weni

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s