Betapa berbahanya melihat gerhana matahari secara langsung

image

“Besuk nggak boleh keluar ya” tanya Azka
“Ya bolehlah, kita khan harus sholat gerhana kemasjid” jawabku
“Tapi nanti bisa buta lhooo” kata Azka lagi
“Ya kita tidak boleh melihat ke atas ke matahari” jawabku
“Trus kalau mau lihat gimana” tanya Azka lagi
“Kita lihat pakai air yang ditaruh di baskom” jelasku
“Oiyaaa….bisa yaa….tapi ditaruh dimana, khan pintunya ditutup”  tanya Azka lagi
“Besukk kita lihat di atas” jawabku lagi

Itu sepenggal percakapanku dengan Azka untuk menyambut gerhana matahari tanggal 9 maret 2016. Namun sore harinya setelah membaca berita tentang cara melihat gerhana matahari, ternyata melihat melalui pantulan di air juga tidak bagus, akhirnya kubilang ke Azka untuk melihat melalui tv saja,

image

Dokter dari rs mata yap juga menjelaskan tentang bahayanya radiasi saat terjadi gerhana matahari, sebagaimana yang ditulis di tempo.co berikut ini

Rumah Sakit Mata Dr Yap Yogyakarta mengimbau masyarakat agar tidak secara langsung melihat gerhana matahari besok. Pengamatan secara langsung ke gerhana matahari bisa menyebabkan kerusakan retina yang akan memicu kebutaan. “Kalau retina mengalami gangguan, itu artinya kerusakan permanen, tidak bisa disembuhkan,” kata juru bicara RS Mata Dr Yap, Khrisna Prima Atmaji, kepada Tempo, kemarin.
Kerusakan retina akibat melihat gerhana matahari secara langsung bisa terjadi secara langsung dan berangsur. “Pada anak-anak yang matanya jernih bisa lebih berbahaya karena sinar matahari yang masuk ke retinanya bisa lebih banyak ketimbang pada orang dewasa,” ujarnya.

Khrisna mengatakan para ahli mata di RS Dr Yap khawatir akan euforia masyarakat Indonesia dalam menyambut munculnya gerhana matahari total besok. “Saat gerhana matahari pada 1983, peringatan pemerintah soal bahayanya memang berlebihan, tapi berdampak kecilnya kasus kerusakan retina,” tuturnya.

Khrisna mengeluhkan minimnya edukasi ke masyarakat tentang cara aman dalam melihat gerhana matahari. Dia mencontohkan banyak kacamata khusus untuk melihat gerhana matahari dijual secara bebas. “Padahal belum jelas bahannya, dan semua dokter mata di RS Dr Yap tidak berani menilainya aman,” kata Khrisna.

Dia menambahkan, cara melihat gerhana matahari dari pantulan air di dalam baskom juga tetap bisa memicu kerusakan retina. Khrisna juga mengingatkan melihat gerhana secara langsung dengan lensa teropong juga berbahaya bagi retina. “Apalagi hanya memakai kacamata hitam, bisa tambah bahaya,” ujarnya.

Adapun dokter spesialis retina dari RS Dr Yap Yogyakarta, Muhammad Bayu Sasongko, menjelaskan, gerhana matahari mudah menggoda orang berlama-lama melihat matahari. Hal ini berbeda ketika manusia melihat matahari di saat hari biasa sebab mata mudah merespon dengan kedipan dan kontraksi pupil.

Bayu merekomendasikan sejumlah cara aman untuk menikmati gerhana matahari. Cara teraman, kata dia, adalah melihatnya secara tidak langsung lewat televisi atau rekaman kamera. “Atau teleskop yang merefleksikan proses terjadinya gerhana ke layar lain yang bisa dilihat mata.”

image

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s