Pernahkah dengar tentang detok emosi

image

“Sebentar aku rebus tomat dulu” kataku
‘Untuk apa” tanya temanku
“Untuk dikonsumsi” jawabku
“Biar apa” tanya temanku lagi
“Waah aku nggak tahu pastinya, tapi yabg jelas hari ini aku harus mengurangi konsumsi lemak dan mengganti dengan memperbanyak mengkonsumsi tomat rebus” jawabku menjelasakan
“Etung-etung detoks racun tubuh seminggu ini” lanjutku

yogaYaa…aku memang tidak tahu pasti manfaat seharian mengkonsumsi rebusan tomat, dulu saat tinggal di rumah sendiri aku tahan seharian hanya mengkonsumsi rebusan tomat 1-1,5kg dan sedikit air, tapi kini meski sudah habis tomatnya perut masih minta diisi, jadi terpaksa makan siang deeh.

Seingatku untuk mendetoks tubuh perlu mengkhususkan satu hari dalam seminggu hanya konsumsi buah dan sayur, bahkan ada yang sehari dalam seminggu hanya mengkonsumsi satu macam buah saja.

Ternyata yang perlu didetoks tidak hanya tubuh, bahkan emosi juga perlu didetoks, agar timbunan emosi negatif bisa dikeluarkan. Emosi negatif yang tersimpan dan terpendam akan mengurangi ataupun menghalangi kita mencapai tujuan hidup, kesuksesan maupun kebahagiaan.

20141003_075810

Gangguan emosional yang kita alami ini merupakan hasil konflik antara realita dengan idealisme (norma dan keyakinan).  Norma dan keyakinan ini akan menjadi filter tindakan kita, yang mengakibatkan kita hanya melihat dari sisi baik dan buruk tetapi lupa akan keinginan dan harapan.

Salah satu cara untuk mendetoks emosi kita dengan melakukan perubahan paradigma. Tinggalkan konsistensi…ahaaaa…ini bukan hal yang mudah, apalagi untuk diriku yang punya golongan darah A, yang katanya kaku, disiplin, menghargai waktu dan memegang teguh janji. Tapi ada benarnya juga yaa…untuk merubah paradigma tidak hanya melihat dari sisi norma dan keyakinan, tapi juga melihat sisi keinginan dan harapan.

Buat kegiatan yang tidak biasa, lakukan kegiatan secara spontan, nikmati setiap proses perubahan yang terjadi, dunia akan terlihat kaya warna, tidak hanya baik dan buruk, tapi bisa bahagia dan sedih, berwarna dan ceria.

relaksasi

Saatnya membuka mata hati dan pikiran, tatap mata ke depan, lupakan apa kata orang terhadap diri sendiri, karena ketakutan akan penilaian orang akan menjadi racun bagi diri sendiri. Kenali diri sendiri dan terima diri apa adanya, syukuri semua yang dimiliki dan dinikmati dengan penuh suka cita.

Semoga emosi negatif berguguran dan menjauh dari kita.

Iklan

2 thoughts on “Pernahkah dengar tentang detok emosi

    • purwatiwidiastuti Maret 8, 2016 / 4:11 am

      terima kasih atas pujian dan kunjungannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s