Gerimis dipagi hari

pink sandal“Waah telat aku, kena macet” kata kolegaku
“Aku juga kena macet” sambut kolegaku yang lain
“2km aku lancar, 5km sisanya padat merayap” kataku
“Tanganku sampai kesemutan, jadi tiap berhenti tanganku kukibas-kibaskan bergantian kiri dan kanan” kata kolegaku sambil menunjukkan gerakan mengibaskan tangannya
“Kalau aku capai tangan dan kaki” sambutku
“Ya, motorku matik jadi tumpuan ditangan” jelas kolegaku

Yaa, itu sepenggal percakapan seru kami tadi pagi di masjid selesai sholat dhuha. Yogya mulai gerimis selepas shubuh, menjelang jam anak berangkat sekolah gerimisnya reda, tapi tidak berhenti total, jadi didaerah tertentu bisa gerimis masih lumayan besar disebagian daerah lain mulai terang dengan seberkas sinar matahari.

Sepertinya kebanyakan orang mengantisipasi gerimis reda sehingga berangkat sesuai jam biasanya masuk sekolah atau kerja. Tapi karena ada sebagian masih gerimis lebat dan air dijalan ada yang menggenang mengakibatkan laju kendaraan dikurangi….naaah…ini berentet pada beberapa ruas jalan yang ada sekolahnya….otomatis jadi padat merayap.

Ruteku melewati 6 sekolahan, dan 3 sekolahan selalu menyebabkan jalan didepannya terhambat kelancarannya, 3 sisanya berada di tikungan atau pertigaan yang sering menyebabkan kendaraan harus berhenti memberi kesempatan didepan lewat duluan.

Sebenarnya waktu tempuhku hanya mundur 10-15 menit dari biasanya, tapi meskipun hanya 10-15 menit dari biasanya, itu sudah merupakan kelipatan waktu tempuy dari biasanya, makanya tadi dijalan aku sempat merasakan kenapa kakiku terutama paha terasa kencang…yaa karena 30menit perjalanan ke kantor pagi ini, aku menginjak rem lebih dari 50x kali…dan lebih dari 25kali harus berhenti….hehehe

mbak Tri

Aku harus salut angkat jempol untuk teman-teman dan saudara-saudaraku di ibukota, mereka setiap hari bergelut dengan kemacetan. Betapa kuatnya fisik mereka, tangguhnya jiwamereka bergelut dengan kemacetan yang berjam-jam. Apalagi kalau turun gerimis dan hujan.

Di yogya saja, suasana jalan raya tadi pagi tidak membuatku nyaman, yaaa…meskipun badan dingin bersentuhan dengan angin dan air, tapi hati kurang nyaman karena kena macet.

Semoga kota yogya tercinta berdandan dan berbenah agar berhati nyaman baik dikala panas, hujan, liburan, maupun masa sekolah.

image

Iklan

One thought on “Gerimis dipagi hari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s