Pengalaman terkapar dirumah sakit selama tiga minggu karena ginjalku minta perhatian bukanlah pengalaman yang menyenangkan, so pasti, emangnya ada orang yang bercita-cita sakit ya..dasar pikiran yang ngelantur. Terlebih dengan pengalaman guru ngajiku yang begitu sakit langsung divonis gagal ginjal stadium 5, aku tidak berani main-main dalam merawat ginjalku, minimal dengan menjaga pasokan air dalam tubuh.

Aku melihat sendiri efek  dari kekurangan pasokan air terutama air putih dalam tubuh dalam jangka waktu lama yang berakibat pada kegagalan fungsi ginjal. Kalau fungsi ginjal sudah gagal, maka pasokan cairan harus dibatasi karena ginjal tidak mampu menjalankan fungsinya untuk membuang sampah dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. Sebenarnya bagaimanakah proses kerja ginjal kita ini dalam mengelola sampah makanan dan minuman..koq menjadi tertarik juga ya untuk membahasnya.

Proses kerja ginjal mengelola sampah dari makan dan minum kita

  • Bahan ampas dan air berlebihan akan dibuang dalam bentuk air seni, yang mengalir ke kandung kemih melalui pembuluh yang disebut ureter.
  • Kandung kemih kita menyimpan air seni sampai kita buang air kecil.
  • Bahan ampas dalam darah kita berasal dari penguraian jaringan aktif secara normal dan dari makanan yang kita konsumsi. Tubuh kita memakai makanan untuk tenaga dan memperbaiki diri.
  • Setelah tubuh kita sudah mengambil apa yang dibutuhkan dari makanan, bahan ampas dikirim ke darah.
  • Bila ginjal kita tidak menghilangkannya, bahan ampas ini akan bertumpuk dalam darah dan merusak tubuh kita.
  • Pada awal, tubuh tersebut menerima gabungan bahan ampas dan bahan kimia yang masih berguna untuk tubuh kita.
  • Ginjal kita membagikan bahan kimia misalnya zat natrium, fosforus dan kalium, dan mengembalikan bahan tersebut ke tubuh.
  • Dengan cara ini, ginjal kita mengatur tingkat bahan kimia tersebut di tubuh kita.
  • Keseimbangan yang tepat dibutuhkan untuk kehidupan, dan apabila berlebihan dapat berdampak buruk.

Selain menghilangkan bahan ampas, ginjal kita mengeluarkan tiga hormon yang penting:

  • eritropoietin, atau EPO, yang merangsang sumsum tulang untuk membuat sel darah merah
  • renin, yang mengatur tekanan darah
  • kalsitriol, bentuk aktif vitamin D, yang membantu menahan zat kalsium untuk tulang, dan untuk keseimbangan kimia yang normal dalam tubuh

Semoga berguna untuk memahami organ tubuh sendiri dan menjaganya demi kesehatan kita.

About these ads