Males ach, aku nggak sahur aja, itu jawaban adikku waktu dibangunkan ibu untuk makan sahur.

Biasanya ibu nggak memaksa, dan memang adikku kemudian tidak makan sahur, dia lebih senang melanjutkan tidurnya sampai dengan saat sholat subuh tiba. Rupanya banyak juga kawan-kawan adikku yang malas untuk bersantap sahur, bahkan ada yang bangun hnya untuk minum segelas teh hangat kemudian melanjutkan tidur lagi.

Padahal makan sahur sangat penting agi kesehatan dan kekuatan tubuh seharian saat berpuasa, dan makan sahur adalah sunah, namun tidak sedikit pula orang yang memilih tidur daripada makan sahur.  Berikut beberapa tips sahur yang baik yang mudah-mudahan bisa menambah semangat kita berpuasa.

  • Sebaiknya makan tidak buru-buru. Begitu juga dengan sahur sebaiknya dilakukan 1 jam sebelum waktu imsak, untuk menjaga pencernaan yang bagus.
  • Usahakan sahur dengan karbohidrat yang cukup karena karbohidrat mampu bertahan dalam tubuh hingga 5 jam setelah dikonsumsi” saran dr Hendrawan Nadesul. Selain karbohidrat seperti nasi dan kentang, sayur juga jangan diabaikan ketika sahur karena makanan berserat menahan insulin agar tidak cepat keluar.
  • Cukup minum air putih agar kebutuhan cairan dalam tubuh tidak terganggu. Sedangkan minum kopi ketika sahur sebaiknya dihindari karena kopi seperti juga soft drinks adalah diuretic yang bukannya memberikan air untuk tubuh tapi malah menghabiskannya. Ini karena pemrosesan gula tingkat tinggi memerlukan sejumlah besar air dalam tubuh. Bahkan ayahku selalu menganjurkan anak-anaknya untuk minum 1-2 gelas air putih sebelum imsak.
  • Menghindari makanan-makanan yang pedas, bergas atau asam untuk menghindari rasa perut begah ketika sedang menjalankan puasa sepanjang hari. Dari pengalaman yang ada, menurut dr Hendrawan perut begah ketika puasa akan terjadi pada 2 hari awal puasa setelah itu perut akan mulai terbiasa. “Kecuali untuk orang yang sudah memiliki riwayat sakit lambung, tentu begah yang tidak hilang-hilang harus segera dikonsultasikan ke dokter,” katanya.
  • Tidak dianjurkan makan yang manis-manis, kebalikan saat berbuka justru sangat bagus untuk memulainya dengan makanan manis. Berbuka dengan makanan berkabohidrat sederhana seperti kurma akan membantu cairan tubuh dan kadar gula darah normal lagi. Makanan yang manis cepat menghasilkan energi tetapi  hanya bertahan 2 jam.
  • Hanya minum air teh manis sangat tidak dianjurkan. dr Hendrawan Nadesul mengatakan “Makanan yang manis hanya bertahan 2 jam setelah dimakan” Beliau melanjutkan  “Padahal kita harus menahan puasa selama 14 jam jadi akan ada waktu 12 jam kondisi tubuh akan lemas”
  • Perbanyaklah mengkonsumsi jenis makanan berserat yang banyak terdapat dalam sayur dan buah. Tubuh kita memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan yang banyak mengandung serat. Memang tidak mudah makan buah dipagi hari, tetapi manfaatnya sangat besar untuk cadangan energi di siang hari.
  • Jangan lupa selalu mengkonsumsi makanan bergizi. Walau menu sederhana, yang penting mengandung lima unsur gizi lengkap seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.
  • Bila diperlukan konsumsilah vitamin seperti vitamin A,B, C dan E. Tapi kalau Anda sudah makan buah berwarna kuning atau merah, sayur berwarna hijau tua, kacang-kacangan, maka tak perlu khawatir kekurangan vitamin tersebut.

Semoga kita bisa menikmati makan sahur dengan lebih baik.

About these ads