cekerLagi gandrungnya aku sama yang namany cakar ayam, maka akupun turunkan tulisan dari gaya hidup sehat tentang cara memilih dan memasak cakar ayam. Sekali lagi tulisan ini lebih karena aku lagi gandrung alias demen alias suka sama cakar ayam bukan karena aku bisa memilih cakar ayam atau memasaknya. Yang bisa kulakukan hanyalah sharing atau berbagi informasi yang kumiliki ataupun kedapat kepada teman-teman pembaca blogku ini. Ech siapa tahu berawal dari berbagi info ini nantinya aku bisa jadi ahli memasak, meski tak akan mampu mengalahkan Farah Quin, hehehe……

Berikut kiat memilih dan memasak cakar ayam:

  1. pilihlah ceker ayam dengan kondisi masih bagus, yaitu segar dan berwarna cerah, berkilap, tidak ada bagian yang cacat atau bersisik hitam (tapi ingat ayam cemani cekernya hitam, jadi selama dia segar tak masalah). Pada saat dipegang cakar tidak dalam keadaan lengket atau mengeluarkan bau tidak sedap. Ceker yang berwarna kemerahan yang dijual disupermarket bukan pertanda tidak segar lagi melainkan karena suhu dingin dalam freezer. Setelah didiamkan pada suhu ruang, warna merah tersebut akan hilang dengan sendirinya
  2. dipasaran, ceker ayam biasanya tersedia dalam dua bentuk yaitu bentuk yang masih berkulit dan bentuk yang sudah dikupas kulitnya. Untuk  pengelupasan kulit, pertama-tama potong dahulu ujung jari kaki ayam yang masih berkuku. Siram ceker ayam dengan air mendidih dan diamkan selama 10-15 detik. Setelah itu, kulit dapat ditarik atau dikelupas dengan bantuan pisau kecil yang tipis dan tajam, Jika direbus terlalu lama, ceker akan menjadi matang an kulitnya sukar dikupas.
  3. bila dikehendaki, kulit ceker yang  sangat tipis tersebut dapat diolah menjadi kerupuk, yaitu dicampus dengan sedikit tepung dan bumbu, kemudian digoreng hingga mekar. Kerupuk ceker rasanya sangat gurih, sehingga cocok dimakan bersama nasi, bubur ayam, gado-gado, atau sebagai teman minum teh dan kopi.sup ceker
  4. ceker ayam dapat disimpan didalam kulkas baik dalam keadaan mentah maupun matang. Ceker mentah sebaiknya dibungkus dengan plastik sebelum disimpan beku dalam freezer. Jika akan diolah, ceker dikeluarkan dari freezer dan dibiarkan mencair dengan sendirinya. Ceker matang dapat dibungkus dengan plastik atau wadah lain dan disimpan dalam chiller.
  5. ceker ayam dapat dimasak dalam keadaan utuh atau dipotong-potong tergantung selera. Jika ceker akan diolah dengan cara kering, yaitu digoreng atau tanpa kuah disarankan dalm bentuk utuh. Jika akan diolah dengan berkuah, ceker sebaiknya dipotong menjadi 3 bagian agar mudah disantap
  6. bila hendak mengambil kaldunya untuk pembuatan sup atau bubur bayi, ceker utuh sebaiknya diiris-iris dengan pisau, dipotong-potong atau dipukul-pukul ceker hingga memar. Agar kaldu tidak berbau amis, rebuslah ceker dengan menambah satu ruas jahe dan satu batang daun bawang
  7. dibandingkan dengan bagian dagingnya, memasak ceker memerlukan waktu lebih lama. Ceker sebaiknya dimasak hingga benar-benar lunak, bila perlu harus dilakukan hingga bagian kulit terkelupas dari tulangnya
  8. bila hendak menggoreng cakar ayam, tiriskan ceker ayam yang telah direbus hingga bebas air yang menetes. Untuk mempercepat bisa dikeringkan dengan bantuan kertas tisu, setelah itu baru digoreng dalam api kecil. Api yang besar akan membuat minyak mendidih dan menyebabkan ceker ayam bisa meletup. Jangan lupa menutup wajan atau pancinya untuk menghindari letupan

sarapanSelamat berbelanja ceker dan memasaknya dengan cara yang paling disukai.

About these ads